Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gresik Mukhibatul Khusna membenarkan hal tersebut. Terkait dengan dua siswa yang terpapar saat ini pihaknya masih melakukan koordinasi untuk mencari tahu kronologisnya.
“Iya benar mas, ini saya koordinasi ke Dinas Pendidikan untuk kronologisnya seperti apa,” ujar Husna.
Pihaknya menyampaikan apabila tambahan kasus terbanyak di periode sekarang terjadi Selasa kemarin. Terdapat 18 tambahan kasus dalam sehari. Data terakhir tercatat kasus aktif di Gresik ada 85 orang.
Pihaknya menyebut, dari kasus aktif ini didominasi oleh klaster industri. Karena itu pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja (disnaker) agar industri di Gresik terbuka ketika ada temuan karyawan positif. Yakni agar penanganan bisa lebih cepat dan tepat.
“Seperti empat karyawan yang omicron kemarin, karena cepat, kondisinya bagus dan tidak sampai menularkan. Sekarang sudah sembuh,” ujarnya.
Selain empat karyawan itu, Khusna menyebut masih ada tujuh probable omicron lainnya yang masih dalam perawatan. Untuk menurunkan resiko penularan covid-19 ini, pihaknya meminta agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan. Selain itu, masyarakat yang belum melakukan vaksinasi agar segera vaksin.
“Target kami vaksin segera 100 persen, untuk yang sudah memenuhi batas enam bulan, bisa ikut vaksin booster di puskesmas,” tandasnya.
Hal senada disampaikan Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Pemkab Gresik, S Hariyanto. Pihaknya membenarkan tentang kabar dua siswa di Gresik terpapar positif Covid-19. Kini, kedua siswa tersebut pun menjalani isolasi mandiri.
“Iya benar, dan selanjutnya siswa satu kelas VII itu diliburkan. Dan setelah dilakukan tracing hasilnya negatif,” kata Hariyanto.
Terpisah, Direktur Utama RSUD Ibnu Sina Soni mengatakan selain satu positif varian omicron, ada tujuh nakes yang positif Covid-19. Namun, tujuh nakes lain belum dilakukan tes whole genome sequencing (WGS).
Selain nakes, saat ini di RSUD terdapat tujuh pasien positif covid dirawat. Ketujuh pasien ini merupakan masyarakat umum.
“Sama, mereka juga belum dites WGS, tapi kondisinya baik,” ucapnya. (fir/jar/rof) Editor : Hany Akasah