RADAR GRESIK - Di usia senja yang mencapai 91 tahun, Supinah, atau yang akrab disapa Mbah Sup, akhirnya berhasil mewujudkan impiannya untuk menunaikan ibadah haji. Nenek yang berasal dari Desa Wates Tanjung, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik ini telah lama gigih menabung demi mewujudkan perjalanan haji ke Tanah Suci.
Sejak muda, Mbah Sup bekerja sebagai tukang pijat anak dan perempuan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Meskipun usianya telah lanjut, ia terus berusaha dengan penuh ketekunan, menyisihkan sebagian kecil penghasilannya untuk ditabung sebagai bekal haji.
Kendati penghasilannya tidak besar, tekad Mbah Sup untuk berhaji tak pernah surut. Ia dengan tekun melayani jasa pijat dengan tarif Rp 30 ribu sekali pijat.
Baca Juga: BPIH Hampir Rampung, Kemenag Gresik Jadwalkan Keberangkatan 2117 Jemaah Haji dalam 6 Kloter
Keinginan kuat Mbah Sup untuk menunaikan ibadah haji juga mendapatkan dorongan besar dari anak-anak dan menantunya.
"Anak-anak saya yang selalu mendorong dan membantu mewujudkan impian ini," tutur Mbah Sup dengan penuh rasa syukur.
Setelah bertahun-tahun lamanya menabung dengan gigih, Mbah Sup akhirnya dapat mendaftarkan diri untuk berhaji menggunakan tabungan yang telah dikumpulkannya selama puluhan tahun.
Meskipun usianya telah lanjut, semangat Mbah Sup untuk menunaikan rukun Islam kelima ini tak pernah surut.
"Saya sangat senang, akhirnya bisa diberi kesempatan berhaji. Ini adalah panggilan dari Allah yang sudah saya tunggu-tunggu seumur hidup," ungkapnya dengan haru.
Dengan penuh harap, Mbah Sup memanjatkan doa agar perjalanan ibadah hajinya berjalan dengan lancar dan ia dapat kembali ke tanah air dalam keadaan sehat walafiat.
"Semoga saya diberi kelancaran dan bisa kembali ke tanah air dengan selamat," imbuhnya.
Sementara itu, Lulus selaku Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Kabupaten Gresik, menyampaikan bahwa keberangkatan Mbah Sup ke Tanah Suci dipercepat berkat adanya program prioritas lansia yang dicanangkan oleh Kementerian Agama.
"Mbah Sup menjadi salah satu dari 1.975 calon jemaah haji asal Kabupaten Gresik yang dipastikan akan berangkat pada tahun 2025 ini," jelas Lulus.
Baca Juga: Ribuan Calon Jemaah Haji Asal Gresik Ikuti Manasik Akbar Bersama Gus Yani
Keberangkatan Mbah Sup ini menjadi inspirasi bagi banyak orang, membuktikan bahwa tidak ada kata terlambat untuk mewujudkan impian, asalkan ada niat dan usaha yang sungguh-sungguh.
Kisah inspiratif Mbah Sup ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua, bahwa tidak ada impian yang terlalu besar, dan dengan usaha serta doa, segala hal dapat terwujud. (yud/han)
Editor : Hany Akasah