Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Nor Afni Aufa Risfi, Guru SLB kemala Bhayangkari 2 Gresik Jadi Inspirasi Bagi Pendidikan Inklusif

Riri Masfardian • Kamis, 2 Januari 2025 | 19:11 WIB
Nor Afni Aufa Risfi, Guru SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik
Nor Afni Aufa Risfi, Guru SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik

Radar Gresik - Menjadi guru di Sekolah Luar Biasa (SLB) mengantarkan Nor Afni Aufa Risfi menorehkan prestasi membanggakan di dunia pendidikan. Guru muda berusia 28 tahun asal Kecamatan Kebomas ini berhasil Prestasi terbaru Afni adalah meraih juara 2 dalam Jambore Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Hebat kategori guru dedikatif SLB tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2024.

Dalam meraih penghargaan tersebut Nor Afni mengusung karya berjudul "Merajut Kasih Damar Kurung" yang merupakan bukti nyata atas dedikasi dan inovasinya dalam mengajar. Selain itu, Afni juga aktif dalam membuat konten kreatif. Ia pernah membuat film pendek tentang siswa dengan kondisi keluarga yang unik, di mana semua anggota keluarga laki-laki memiliki gen ABK. Film ini berhasil lolos dalam salah satu ajang Anugrah GCC tahun 2022.

Afni sendiri merupakan guru kelas 7 di SMPLB C Kemala Bhayangkari 2 Gresik. Selain menjadi guru kelas, wanita muda ini juga menjadi guru Bimbingan dan Konseling di luar jam pelajaran untuk membantu menyelesaikan masala dan juga mengarahkan serta memotivasi peserta didik maupun stakeholder yg ada di SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik.

Lulusan Universitas Muhammadiyah Gresik jurusan Psikologi tahun 2016 ini, telah mendedikasikan dirinya di dunia pendidikan sejak sebelum lulus kuliah. Pengalamannya mengajar di SLB Kemala Bhayangkari membuatnya semakin mantap memilih jalur ini.

“Panggilan hati untuk berkontribusi bagi anak-anak berkebutuhan khusus semakin kuat seiring dengan perjalanan karier saya,” ujar Afni.]\

Meski begitu, perjalanan Afni tidak selalu mulus. Ia pernah menghadapi tantangan ketika harus membagi waktu antara kuliah program profesi guru dengan persiapan lomba. Namun, dengan dukungan dari kepala sekolah, wali siswa, dan rekan kerja, ia berhasil mengatasi semua tantangan tersebut.

“Pengalaman diwawancarai oleh profesor sebagai penilai lomba adalah pengalaman yang sangat berharga dan tak terlupakan,” ungkapnya.

Ke depannya, Afni berharap dapat terus berinovasi dan berkarya untuk memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anak Indonesia, khususnya ABK.

“Jangan takut untuk mencoba hal-hal baru dan terus belajar. Dengan semangat yang tinggi, kita bisa memberikan dampak positif bagi banyak orang,” pesan Afni. (rir/han)

 

Editor : Hany Akasah
#SLB Kemala Bhayangkari 2 #gresik #inklusif