RADAR GRESIK - Ribuan warga Desa Betoyokauman, Kecamatan Manyar, Gresik, memadati area desa untuk mengikuti Jalan Sehat Parade Budaya Nusantara Indonesia pada Minggu (24/8) pagi.
Acara ini merupakan bagian dari peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Betoyokauman.
Acara ini menarik perhatian semua kalangan usia, mulai dari anak-anak, dewasa, hingga lansia berusia 70 tahun yang tampak antusias mengikuti kegiatan. Jalan sehat ini menampilkan kekayaan budaya Nusantara, dengan para peserta mengenakan beragam pakaian adat seperti dari Jawa, Bali, Medan, Kalimantan, dan Papua, sambil membawa bendera Merah Putih. Beberapa peserta bahkan menggunakan pengeras suara karnaval untuk memutar lagu-lagu daerah, menambah kemeriahan suasana.
Peserta memulai rute dari depan kantor Balai Desa Betoyokauman, mengelilingi jalan poros desa yang menyuguhkan pemandangan asri, hingga kembali ke titik awal. Setelah tiba di garis akhir, mereka tidak langsung bubar. Masing-masing kelompok peserta unjuk kebolehan dengan menampilkan tarian daerah.
Kepala Desa Betoyokauman, Muhammad Ali Mansur, mengungkapkan rasa terima kasih atas partisipasi warganya yang luar biasa.
"Acara ini diikuti oleh delapan RT, dengan masing-masing RT mengirimkan 300 peserta," ujarnya.
Jalan sehat ini juga menjadi ajang perlombaan, dengan hadiah-hadiah menarik berupa trofi dan uang tunai untuk pemenang. Juara pertama berhak membawa pulang trofi dan uang tunai sebesar Rp 2 juta, juara kedua Rp 1.750.000, dan juara ketiga Rp 1.500.000.
Setiap RT juga mendapatkan anggaran sebesar Rp 1 juta. Selain itu, peserta memiliki kesempatan memenangkan berbagai hadiah menarik lainnya, seperti peralatan rumah tangga, alat elektronik, dan sepeda melalui undian kupon.
"Kami menyelenggarakan jalan sehat ini sejak tahun 2019 dan berharap bisa terus melanjutkannya di tahun-tahun mendatang dengan hadiah yang lebih menarik," tutup Muhammad Ali Mansur. (yud/han)
Editor : Hany Akasah