Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Kapolres Gresik Hadiri Petro Agrifood Expo 2025, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Yudhi Dwi Anggoro • Sabtu, 26 Juli 2025 | 18:27 WIB
PANEN MELON : Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, Direktur Utama PT Petrokimia Gresik Daconi Khotob dan jajaran Forkopimda Gresik saat panen melon di Petro Agrifood Expo 2025.
PANEN MELON : Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, Direktur Utama PT Petrokimia Gresik Daconi Khotob dan jajaran Forkopimda Gresik saat panen melon di Petro Agrifood Expo 2025.

RADAR GRESIK - Kapolres Gresik, AKBP Rovan Richard Mahenu, turut hadir dalam gelaran Petro Agrifood Expo 2025 yang diselenggarakan pada Jumat, 25 Juli 2025, di Kebun Percobaan PT Petrokimia Gresik. Acara ini menjadi momentum penting dalam memperkuat ketahanan pangan nasional serta mempererat sinergi antar pemangku kepentingan di Kabupaten Gresik.

Kegiatan yang mengusung tema "Aku Cinta Pertanian Indonesia" ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting. Turut hadir Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf. Fadly Subur Karamaha, Direktur Utama PT Petrokimia Gresik Daconi Khotob, Ketua DPRD Kabupaten Gresik Syahrul Munir, serta jajaran komisaris, direksi, dan tamu undangan lainnya.

Direktur Utama PT Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, menjelaskan bahwa Kebun Percobaan seluas 8,4 hektare ini merupakan yang terbesar di antara perusahaan pupuk di Indonesia. Kebun tersebut berfungsi sebagai pusat edukasi pertanian dan percontohan teknologi pertanian modern.

"Rencananya, kami akan mengundang sekitar 2.000 warga pada Minggu, 27 Juli 2025, untuk merasakan langsung kegiatan panen bersama. Hasil kebun ini juga akan kami bagikan kepada masyarakat sebagai bentuk komitmen kami terhadap ketahanan pangan," ujarnya, Jumat (25/7).

Daconi juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam menyukseskan program lingkungan dan promosi pertanian. Sebanyak 57 stan bazar turut memeriahkan expo, memamerkan produk pangan unggulan serta inovasi dalam sektor agrikultur.

"Target kami adalah mengurangi ketergantungan pada impor beras dan memperkuat produksi pangan dalam negeri," tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani mengapresiasi pelaksanaan acara tahunan ini yang dinilai konsisten memberikan manfaat luas bagi masyarakat, terutama kaum ibu rumah tangga.

"Ini bukan sekadar expo, tapi juga wadah pemberdayaan. Saat ini kami sedang memetakan potensi desa agar bisa terintegrasi dengan Petrokimia Gresik," ungkapnya.

Bupati juga mengungkapkan rencana Peraturan Bupati (Perbup) yang akan melibatkan seluruh universitas di Gresik dalam pembinaan Koperasi Merah Putih agar mampu mendukung program pangan berkelanjutan.

Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan yang dinilai strategis bagi pembangunan nasional, khususnya dalam sektor pertanian.

"Semoga kegiatan ini tidak hanya memperkuat semangat cinta pertanian, tetapi juga benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas," pungkasnya.

Petro Agrifood Expo yang telah digelar untuk keempat kalinya ini diharapkan mampu menjadi penggerak kolaborasi antara industri, pemerintah, dan masyarakat dalam mewujudkan kedaulatan pangan Indonesia. (yud/han)

Editor : Hany Akasah
#Petro Agrifood Expo #Rovan Richard Mahenu #Petrokimia Gresik #ketahanan pangan #POlres Gresi