RADAR GRESIK - Bus Bandar Grissee, yang diluncurkan pada tahun 2023, kini dapat digunakan untuk kegiatan outing class bagi siswa sekolah di Gresik. Hal ini terlihat pada hari Selasa, (14/5) di Pudak Galeri, di mana siswa kelas 1 dan 2 UPT SDN 16 Gresik menggelar kegiatan outing class dengan memanfaatkan bus Bandar Grissee dan berkeliling wisata heritage.
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparekrafbudpora) kabupaten Gresik, drg. Saifudin Ghozali, mengatakan bahwa sudah ada beberapa sekolah dari berbagai tingkatan yang memanfaatkan Bus Bandar Grissee untuk kegiatan outing class. Menurutnya, sekolah yang ingin memanfaatkan bus Bandar Grissee harus bersurat ke Disparekrafbudpora untuk menyesuaikan jadwal hari dan waktu.
"Langsung saja sekolah bersurat ke Disparekrafbudpora, untuk jadwal diusahakan pagi. Minimal lima atau tujuh hari sebelum kegiatan digelar," jelas drg. Saifudin Ghozali.
“Harapannya, dengan adanya Bus Bandar Grissee, anak-anak usia dini dapat diperkenalkan dengan objek wisata di Kabupaten Gresik, terutama wisata heritage Bandar Grissee. Hal ini dapat menumbuhkan rasa cinta dan bangga terhadap kota Gresik sebagai salah satu kota tua dengan banyak peninggalan bersejarah,” pungkas drg. Saifudin Ghozali.
Sementara itu guru pendamping UPT SDN 16 Gresik, Vina Indrajaya,S.Pd.SD yang berkesempatan mendampingi siswa siswinya membenarkan bahwa cukup dengan mengirimkan surat kepada Disparekrafbudpora
"Selain memberi pengalaman yang baru bagi siswa untuk naik bus tingkat bagi siswa kami, ank-anak juga bisa mengenal beberapa tempat dan bangunan tua yang bersejarah di Kota Gresik. Dalam perjalanan ada pemandu yang memberi penjelasan mengenai delapan titik," terang Vina. (Rir/Han)
Editor : Hany Akasah