GRESIK-Baru-baru ini sebuah postingan mengenai kalender Oktober 1582 mendadak viral di Twitter atau X. Diunggah oleh akun @therealbello, dia menemukan fakta bahwa bulan ke-10 tersebut memiliki penanggalan yang janggal. Kalau biasanya satu bulan ada 29-31 hari, lain halnya pada Oktober 1582 yang hanya memiliki 21 hari.
Anehnya lagi penanggalan Oktober 1582 melompat dari 4 Oktober langsung ke 15 Oktober yang mana menghilangkan 10 hari dalam bulan tersebut. Dengan demikian tidak ada tanggal 5 Oktober sampai 14 Oktober pada tahun tersebut. Nah Genhype, kira-kira mengapa demikian?
Pada masa itu, sangat sulit untuk menghitung dan menentukan tanggal hari raya Paskah karena kalender Julian dinilai kurang akurat.
Sampai akhirnya pada 1562–1563, Konsili Trente yang merupakan pertemuan seluruh uskup Gereja Katolik Roma abad 19 mengeluarkan dekrit yang meminta Paus untuk memperbaiki masalah ini dengan menerapkan reformasi kalender.
Namun, butuh dua dekade untuk mengatasi permasalahan ini. Saat itulah Paus Gregorius XIII menandatangani banteng kepausan pada Februari 1582 yang mengumumkan reformasi kalender ke kalender Gregorian.
Di mana dalam proses transisi tersebut harus menghilangkan 10 hari dari kalender supaya Paskah jatuh pada minggu pertama setelah bulan purnama dan setelah titik balik musim semi.
Akhirnya diberlakukanlah kalender Gregorian yang memiliki waktu 365 hari dalam satu tahun. Penanggalan ini mengikuti perputaran bumi terhadap matahari.
Neil deGrasse Tyson seorang ilmuwan asal Amerika, juga menyebutkan bahwa pada tahun 1582, kalender Julian dengan hari kabisat setiap 4 tahun, telah mengakumulasikan 10 hari ekstra relatif terhadap orbit bumi.
“Paus Gregorius memulai kalendernya yang baru dan sangat akurat dengan membatalkan 10 hari tahun itu, di mana 4 Oktober diikuti oleh 15 Oktober,” tulisnya melalui akun Twitter pribadinya @neiltyson pada 1 Maret 2020.