Kegiatan itu sudah digelar empat kalinya sejak International Class Program (ICP) tahun 2018 berdiri. Koordinator ICP SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik, Fitriyatus Sa'adah, mengatakan, sebelum masa pandemi, ICP mendatangkan pelajar asal luar negeri ke sekolah. “Namun, selama pandemi covid -19 tetap melakukan kegiatan ICP dengan melakukan webinar atau daring. Kegiatan ini dilakukan dengan konsep Smart Talk with Foreigner dan secara virtual,"kata Fitriyatus saat ditemui di SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik, (12/12).
Kegiatan itu diharapkan para pelajar jadi pelajar luar biasa di seluruh dunia. Tujuannya memperkaya atau eksplore terkait mulai dari wawasan, budaya, pengetahuan internasional dan untuk anak - anak ICP sini. "Kami berharap untuk anak -anak bisa di luar negeri dengan inspirasi dengan kegiatan ini,"ujar dia.
Sementara narasumber dari Pakistan, Shahzad Shoukat menjelaskan, background negaranya dari sosial, sistem pendidikan, budaya dan beberapa tempat yang menarik untuk dikunjungi. "Sangat berkesan dengan ICP SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik. Saya berharap bisa berkunjung ke Indonesia mengajar bahasa Pakistan dan makanan Pakistan. Harapannya, motivasi kepada anak - anak ICP belajar ke luar negeri,"terang dia.
Wakil Kepala Sekolah (Waka) Pengembangan Pendidikan, SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik, mengaku, agar nantinya anak - anak bisa memiliki pengalaman yang lebih termotivasi untuk mengeksplorasi dengan hal - hal baru. "Semoga anak - anak bisa termotivasi untuk bisa belajar di luar negeri,"ungkap dia. (jar/han) Editor : Hany Akasah