RADAR GRESIK – Rambut boleh memutih dan seragam dinas tak lagi melekat di badan. Namun, ketika lagu Hymne PP Polri berkumandang, tatapan mata puluhan purnawirawan di kantor Persatuan Purnawirawan (PP) Polri Cabang Gresik mendadak tegak.
Gurat-gurat usia di wajah mereka seolah luruh, berganti dengan binar semangat yang sama seperti puluhan tahun lalu saat masih aktif memegang tongkat komando maupun berpatroli di jalanan.
Suasana penuh kehangatan dan kerinduan mendalam itu begitu terasa dalam tasyakuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 PP Polri Cabang Gresik yang digelar di belakang Mapolsek Gresik Kota.
Baca Juga: Estimasi Berangkat 2.847 Orang, Kemenhaj Gresik Imbau Calon Jemaah Haji 2027 Segera Verifikasi Data
Mengusung tema "Purna Bhakti Bukan Akhir Pengabdian", acara ini bukan sekadar seremonial di atas kertas, melainkan sebuah ruang temu kangen, tempat kisah-kisah masa lalu dirajut kembali dengan tawa.
Hadir di tengah-tengah para senior, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution tak mampu menyembunyikan rasa hormatnya. Didampingi sejumlah pejabat utama Polres Gresik dan pengurus Bhayangkari, kehadiran mereka menjadi jembatan emosional yang menegaskan bahwa mereka yang telah purna tugas tidak pernah dilupakan.
Ketua PP Polri Cabang Gresik, Kompol (Purn) H. Kusminto, dengan suara yang masih lantang menceritakan bahwa organisasi ini bergerak dengan hati. Sebelum puncak tasyakuran hari ini, mereka telah mengetuk pintu-pintu rumah para purnawirawan yang kini mulai sepuh melalui agenda anjangsana, menggenggam erat tangan anggota yang sedang terbaring sakit, serta mengirim doa di pusara rekan sejawat yang telah mendahului.
Baca Juga: Piringan Crane Pecah, Pekerja di Driyorejo Gresik Meninggal Tertimpa Tumpukan Marmer
"Kami juga ingin mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh junior kami yang masih aktif. Harapan kami, institusi Polri semakin profesional, presisi, dan terus dicintai masyarakat," tutur Kusminto tulus, menyiratkan doa seorang ayah kepada anak-anak ideologisnya.
Mendengar hal itu, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution memberikan penghormatan mendalam. Baginya, pondasi institusi Polri yang kokoh saat ini adalah berkat tetesan keringat dan dedikasi para purnawirawan di masa lalu.
"PP Polri adalah bukti sahih bahwa semangat Bhayangkara itu abadi. Masa pensiun hanyalah perpindahan status formal, tetapi keteladanan, kebijaksanaan, dan pengalaman para senior adalah aset berharga yang tetap hidup dan terus menjadi suluh bagi generasi muda Polri," ungkap AKBP Ramadhan dengan penuh takzim.
Baca Juga: Ungkap Pencurian Kabel PLN, 10 Personel Polres Gresik Diganjar Penghargaan
Puncak keharuan dan rasa syukur itu mengkristal saat prosesi pemotongan tumpeng. Kapolres Gresik secara simbolis memotong tumpeng dan menyerahkannya kepada Kompol (Purn) H. Kusminto.
Tepuk tangan riuh dan senyum merekah dari jajaran Pepabri, PP AD, PP AL, hingga warakawuri yang hadir menjadi saksi betapa indahnya sinergi lintas generasi ini.
Acara ditutup dengan sesi ramah tamah. Di sudut-sudut ruangan, tampak para purnawirawan saling melempar tawa, bernostalgia tentang masa-masa dinas, sembari sesekali menepuk pundak para perwira muda yang kini melanjutkan tongkat estafet pengabdian.
Siang itu, di bawah atap kantor PP Polri Gresik, mereka kembali membuktikan satu hal: raga boleh menua, tugas di lapangan boleh usai, tapi pengabdian kepada bumi pertiwi hanya akan berhenti saat napas tak lagi berembus. (yud/han)
Editor : Hany AkasahSumber : Radar Gresik