Lewat Learning through Play, Mahasiswa KKN ITS Hidupkan Perpustakaan Inklusif di Palemwatu Menganti

RADAR GRESIK – Riuh tawa anak-anak menggema memecah keheningan sore di Perpustakaan Desa Palemwatu, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik.
Ruang yang sebelumnya identik dengan suasana sunyi itu kini menjelma menjadi ruang komunal yang hangat dan penuh aktivitas sejak kehadiran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).
Program pengabdian masyarakat yang berlangsung sepanjang 1 Juli hingga 31 Juli 2026 ini berjalan di bawah bimbingan tim dosen pendamping yang diketuai oleh Dr. Kartika Nuswantara, S.Pd., M.Pd, serta beranggotakan Liza Rusdiyana, S.T., M.T., Dr.rer.nat. Nasori, S.Si., M.Si., dan Alvida Mustika Rukmi, M.Si.
Dalam pelaksanaannya di lapangan, tim KKN ITS ini dinakhodai oleh Firdaus Akmal Putra Perkasa sebagai ketua tim, bersama deretan anggota yang terdiri dari Asma Kamila Baihaqi, Nasywa Sekar Pambayun, Nabila Wulan Anandini, Natasyah Shabirah P.W, Dinda Ramadya Putri, Muhammad Rafi Mareino, Endah Sotyaningtyas Kusumastuti, Sarah Aulya Yasmine, Evan Danendra Pratama, dan Nafisah Nayla Illiyyina.
Melalui pendekatan learning through play atau belajar sambil bermain, para mahasiswa berupaya membangkitkan kembali semangat literasi di desa tersebut.
Menariknya, upaya ini tidak hanya menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan, tetapi juga menempatkan nilai inklusivitas sebagai fokus utama dengan merangkul anak-anak berkebutuhan khusus (ABK) agar memperoleh kesempatan setara dalam mengeja dunia tanpa batas.
Ketua tim KKN Tematik Literasi ITS, Firdaus Akmal Putra Perkasa, menjelaskan bahwa konsep inklusivitas sengaja diangkat untuk mendobrak batasan dan stigma sosial yang sering dialami anak-anak spesial di tingkat perdesaan.
"Di ruang baca ini, anak-anak berkebutuhan khusus diajak belajar dan bermain bersama tanpa adanya perbedaan maupun stigma. Kami merancang berbagai permainan edukatif khusus yang tidak hanya melatih kemampuan berpikir dan keterampilan motorik mereka, tetapi juga efektif membangun kedekatan emosional antaranak," terangnya, Sabtu (18/7).



