Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Di Balik Hari Buruh, Ada Cahaya Baru untuk Keluarga Pekerja

Cak Fir • Sabtu, 2 Mei 2026 | 15:49 WIB
Bantuan penyambungan listrik mulai menjangkau keluarga-keluarga pekerja yang sebelumnya hidup dengan keterbatasan akses energi.
Bantuan penyambungan listrik mulai menjangkau keluarga-keluarga pekerja yang sebelumnya hidup dengan keterbatasan akses energi.
 
RADAR GRESIK - Di tengah peringatan Hari Buruh, perhatian tidak hanya tertuju pada seremoni tuntutan kesejahteraan, tetapi juga pada hal-hal sederhana yang sering luput. Salah satunya akses dasar yang layak bagi para pekerja yakni listrik, yang bagi sebagian keluarga buruh masih menjadi kebutuhan yang belum sepenuhnya terpenuhi.
 
Melalui program Light Up The Dream (LUTD), bantuan penyambungan listrik mulai menjangkau keluarga-keluarga pekerja yang sebelumnya hidup dengan keterbatasan akses energi. Program ini menjadi titik kecil yang berdampak besar, terutama bagi buruh yang setiap harinya bekerja keras demi keberlangsungan hidup keluarga.
 
Di wilayah Gresik, program ini telah menyentuh 11 keluarga prasejahtera. Jumlah yang mungkin tidak besar, namun cukup untuk menggambarkan bagaimana intervensi sederhana mampu mengubah kualitas hidup secara nyata.
 
Salah satu penerima manfaat, Arief, buruh pabrik, merasakan langsung perubahan tersebut. Kini, rumah yang sebelumnya minim akses listrik menjadi lebih layak dihuni, menghadirkan kenyamanan yang selama ini sulit dirasakan.
 
“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada PLN. Bantuan ini sangat berarti bagi saya dan keluarga. Sekarang rumah kami sudah bisa menikmati listrik dengan lebih layak,” ungkap Arief.
 
Sementara itu, Manajer PLN ULP Benjeng, Apria Wahyu Utomo, menyampaikan momentum Hari Buruh menjadi waktu yang tepat untuk berbagi dan menunjukkan kepedulian kepada para pekerja yang selama ini turut berkontribusi dalam pembangunan. 
 
“Melalui program LUTD ini, kami ingin menghadirkan cahaya sekaligus kebahagiaan bagi para buruh. Listrik bukan hanya kebutuhan dasar, tetapi juga menjadi harapan untuk kehidupan yang lebih baik,” ujar Apria.
 
Bagi penerima manfaat, kata Apria, listrik bukan sekadar soal terang. Ia menjadi ruang bagi anak-anak untuk belajar di malam hari, bagi keluarga untuk beraktivitas dengan lebih nyaman, hingga membuka peluang tambahan penghasilan dari rumah. Kehadirannya memberi rasa aman sekaligus harapan baru.
 
Lebih dari sekadar program bantuan, inisiatif ini mencerminkan bahwa isu kesejahteraan buruh tidak selalu harus dimulai dari hal besar. Akses terhadap kebutuhan dasar seperti listrik bisa menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kualitas hidup, menjaga produktivitas, dan membuka peluang masa depan yang lebih baik. (fir)
Editor : Cak Fir
#LUTD #hari buruh #PLN #Listrik