RADAR GRESIK — Polres Gresik menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah dengan menggelar Apel Besar bertajuk “Sabuk Kamtibmas” pada Kamis (30/4).
Kegiatan yang berlangsung di halaman Mapolres Gresik ini menjadi simbol kuatnya kolaborasi antara aparat kepolisian dengan berbagai elemen masyarakat, organisasi keagamaan, hingga komunitas hobi di Kabupaten Gresik.
Apel besar ini dipimpin langsung oleh Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution, dengan didampingi Wakapolres Kompol Shabda Purusha, Kabag Ops Kompol Yusis Budi Krismanto, serta jajaran Pejabat Utama (PJU) dan Kapolsek.
Baca Juga: Langkah Tegas Polres Gresik Tertibkan Puluhan Truk Pelanggar Jam Operasional di Jalur Pantura
Barisan peserta apel tampak berwarna dengan kehadiran perwakilan dari Banser, Ansor, Kokam, Senkom, Pemuda Pancasila, Grib Jaya, Madas, hingga komunitas ojek online, suporter sepak bola, dan perguruan silat.
Dukungan moral juga datang dari jajaran tokoh agama yang hadir, di antaranya Ketua PCNU Gresik KH. Mulyadi, perwakilan PD Muhammadiyah H. Yusuf Diachmad Sabri, serta Ketua DPD LDII Gresik KH. Khusnul Hamidi. Kehadiran para tokoh ini mempertegas bahwa menjaga keamanan adalah tanggung jawab bersama seluruh lapisan masyarakat.
Dalam amanatnya, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menekankan bahwa Jawa Timur, khususnya Gresik, memiliki posisi strategis dengan dinamika sosial-ekonomi yang tinggi. Oleh karena itu, stabilitas keamanan menjadi fondasi mutlak bagi keberlangsungan pembangunan dan kesejahteraan warga.
“Apel besar Sabuk Kamtibmas ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan simbol kekuatan sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta ketertiban wilayah,” ujar AKBP Ramadhan Nasution pada Kamis (30/4).
Kapolres juga memaparkan beberapa fokus strategis ke depan, mulai dari penguatan deteksi dini melalui peran aktif masyarakat, penggunaan pendekatan humanis atau restorative justice dalam penyelesaian konflik, hingga kewaspadaan terhadap penyebaran informasi palsu atau hoaks di media sosial.
Selain itu, kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam akibat cuaca ekstrem juga menjadi poin yang digarisbawahi.
Baca Juga: Perkuat Zona Integritas Menuju WBBM 2026, Rutan Gresik Luncurkan Inovasi SIGAP SEHAT dan SADEWA
Di akhir sambutannya, AKBP Ramadhan mengajak seluruh elemen yang hadir untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap keamanan lingkungan masing-masing demi terciptanya iklim ekonomi yang positif.
“Mari kita perkuat kebersamaan, bergandengan tangan menjaga Gresik agar tetap aman, damai, dan nyaman,” pungkasnya.
Kegiatan bersejarah ini ditutup dengan sesi doa bersama yang diikuti oleh seluruh jajaran kepolisian, tokoh agama, serta perwakilan organisasi masyarakat, menandai eratnya jalinan kolaborasi dalam bingkai "Sabuk Kamtibmas" di wilayah Kabupaten Gresik. (yud/han)
Editor : Hany Akasah