RADAR GRESIK – Memasuki pertengahan tahun 2026, Polres Gresik memastikan seluruh personelnya dalam kondisi fisik yang mumpuni. Hal ini dibuktikan dengan digelarnya Tes Kesemaptaan Jasmani (TKJ) Semester I Tahun 2026 di Lapangan Stadion Petrokimia Gresik, Jumat (24/4).
Kegiatan yang diikuti oleh seluruh anggota Polri dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Polres Gresik ini diawali dengan prosedur medis yang ketat. Sebelum memulai lari, para peserta wajib menjalani pemeriksaan kesehatan awal (Rikkes) oleh tim Dokkes Polres Gresik.
Pemeriksaan mencakup pengecekan tekanan darah dan denyut nadi untuk memastikan tidak ada personel yang berisiko saat menjalani uji fisik berat.
"Langkah ini adalah antisipasi medis agar seluruh rangkaian tes berjalan aman tanpa risiko fatal bagi personel," tulis rilis resmi Polres Gresik.
Setelah dinyatakan layak secara medis, personel mengikuti serangkaian uji fisik yang meliputi lari selama 12 menit, pull-up, sit-up, push-up, hingga shuttle run (lari membentuk angka delapan). Tes ini dirancang untuk mengukur secara akurat daya tahan jantung, kekuatan otot, serta kelincahan setiap anggota.
Baca Juga: Tiga Pejabat Pemkab Diperiksa, Polres Gresik Buru Pelaku SK Palsu hingga ke Luar Pulau
Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution, yang hadir memimpin langsung kegiatan tersebut, tampak memantau setiap tahapan tes guna memastikan akurasi dan transparansi data kebugaran anggotanya.
Dalam arahannya, AKBP Ramadhan Nasution menegaskan bahwa TKJ bukanlah sekadar rutinitas administratif, melainkan fondasi bagi profesionalisme Polri dalam bertugas.
“Tes kesemaptaan ini bertujuan menjaga kebugaran agar personel selalu siap menghadapi dinamika tugas lapangan yang berat. Dengan kondisi kesehatan yang terjaga, kualitas pelayanan kepada masyarakat Gresik akan tetap optimal,” tegas AKBP Ramadhan.
Baca Juga: Tumbuhkan Sportivitas, Rutan Gresik Tutup Pekan Olahraga HBP ke-62 dengan Semangat Kebersamaan
Ia juga mengajak seluruh jajaran, mulai dari Pejabat Utama (PJU) hingga Kapolsek, untuk menjadikan olahraga sebagai gaya hidup sehari-hari.
Menurutnya, kondisi fisik yang prima adalah syarat mutlak dalam menjalankan tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) secara maksimal.
Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari tersebut terpantau berjalan tertib dan lancar dengan antusiasme tinggi dari seluruh personel. (yud/han)
Editor : Hany Akasah