RADAR GRESIK - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik menggelar acara pelepasan purna tugas dan pindah tugas bagi pegawainya pada Senin (6/4).
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dilaksanakan bersamaan dengan apel pagi pegawai yang bertempat di Aula Dalam Rutan Gresik.
Acara pelepasan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Kelas IIB Gresik, Eko Widiatmoko, dengan didampingi oleh jajaran pejabat struktural serta seluruh pegawai.
Baca Juga: Wujudkan Zero Narkoba, Karutan dan Seluruh Petugas Rutan Gresik Jalani Tes Urine Mendadak
Agenda kali ini menandai masa purna tugas bagi Supriyadi, serta pelepasan pindah tugas bagi Wahyu Prasetyo yang akan mengemban amanah di tempat baru.
Dalam sambutannya, Eko Widiatmoko menyampaikan apresiasi mendalam dan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi serta loyalitas yang telah diberikan oleh Supriyadi selama mengabdi di Rutan Gresik hingga memasuki masa pensiun.
“Purna tugas bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan awal dari babak baru dalam kehidupan. Terima kasih atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian yang telah diberikan selama ini kepada Rutan Gresik. Semoga tetap sehat dan silaturahmi terus terjaga,” ujar Eko pada Senin (6/4).
Baca Juga: Perkuat Komitmen WBK/WBBM 2026, Rutan Gresik Ikuti Sosialisasi Evaluasi Zona Integritas
Tak hanya kepada pegawai yang pensiun, Eko juga memberikan pesan khusus kepada Wahyu Prasetyo yang mendapatkan tugas baru di instansi lain. Ia menekankan pentingnya menjaga marwah institusi di mana pun seorang pegawai ditempatkan.
“Kepada Wahyu Prasetyo, di mana pun bertugas, tetap jaga integritas, semangat bekerja, dan nama baik institusi. Pengalaman selama di Rutan Kelas IIB Gresik semoga menjadi bekal untuk memberikan kontribusi terbaik di tempat yang baru,” jelasnya.
Lebih lanjut, Eko menuturkan bahwa seremoni ini merupakan bentuk penghormatan dan apresiasi nyata dari keluarga besar Rutan Gresik.
Baca Juga: Sukses Amankan Layanan Kunjungan Lebaran, Rutan Gresik Gelar Apel Evaluasi
Selain sebagai simbol pelepasan resmi, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat ikatan kekeluargaan dan semangat kebersamaan antarpegawai yang masih bertugas.
Acara ditutup dengan sesi doa bersama oleh seluruh pegawai untuk kelancaran perjalanan pengabdian kedua pegawai tersebut di masa depan, baik dalam masa pensiun maupun di tempat penugasan yang baru. (yud/han)
Editor : Hany Akasah