RADAR GRESIK – Wakil Kepala Kepolisian Resor (Wakapolres) Gresik, Kompol Shabda Purusha Putra, menegaskan pentingnya sikap simpati dan empati sebagai fondasi utama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Penekanan tersebut disampaikan saat memimpin apel pagi di lapangan Mapolres Gresik, Senin (1/12).
Di hadapan seluruh jajaran perwira dan bintara, Kompol Shabda memaparkan perbedaan mendasar yang harus dipahami oleh setiap personel Polri.
Baca Juga: Edarkan Sabu di Pinggir Jalan, Pria Lintas Kabupaten Diamankan Satreskoba Polres Gresik
"Empati adalah kemampuan untuk memahami apa yang dirasakan orang lain, sedangkan simpati adalah perasaan yang membuat kita turut merasakan apa yang dialami mereka,” ujarnya.
Kompol Shabda menjelaskan bahwa tugas kepolisian tidak hanya terbatas pada menjalankan prosedur dan aturan, tetapi juga menuntut kepekaan terhadap kondisi masyarakat.
Ia menekankan bahwa sentuhan kemanusiaan adalah elemen penting agar pelayanan yang diberikan benar-benar dirasakan manfaatnya.
Baca Juga: Polres Gresik Gerebek Puluhan Berbagai Jenis Botol Miras di Warung Cerme
“Dalam setiap pelayanan, baik di sentra pelayanan terpadu maupun ketika berada di lapangan, simpati dan empati harus berjalan berdampingan. Tujuannya sederhana namun penting; masyarakat merasa terlayani dan merasakan kehadiran Polri sebagai solusi atas persoalan mereka,” jelasnya.
Selain itu, Kompol Shabda juga mengingatkan seluruh personel untuk selalu menjaga kebugaran fisik dan mental. Menurutnya, kualitas pelayanan publik akan maksimal hanya jika anggota berada dalam kondisi prima.
"Semoga, langkah ini menjadi momentum bagi jajaran Polres Gresik untuk kembali memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat," pungkasnya. (yud/han)
Editor : Hany Akasah