RADAR GRESIK – Perbaikan atap plafon bangunan lantai dua Alun-Alun Gresik milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik telah dimulai pada Rabu (18/6). Proyek renovasi ini menelan anggaran sebesar Rp 132,4 juta yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) untuk pemeliharaan gedung.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gresik, Sri Subaidah, menjelaskan bahwa perbaikan ini mencakup dua pekerjaan utama: rangka plafon dan penutup plafon. "Iya dianggarkan pemeliharaan Rp132,4 juta," kata Sri Subaidah.
Baca Juga: Waspada Plafon Pendopo Utama Alun-Alun Gresik Ambrol, Begini Kondisinya
Rangka plafon nantinya akan menggunakan material baja ringan atau galvalum yang dikenal ringan, kuat, dan tahan karat. Sementara itu, penutup plafon akan menggunakan produk WPC (Wood Plastic Composite) dengan lebar 20 sentimeter dan tebal 6 milimeter merek DUMA. Sri menambahkan bahwa Alun-Alun Gresik yang telah direvitalisasi sejak tahun 2019 memang memerlukan pemeliharaan rutin.
Menariknya, sejumlah pekerja menemukan aneka mainan seperti bola dan lampu terbang di atap plafon. Penemuan ini mengindikasikan bahwa area gedung lantai dua Alun-Alun Gresik sering digunakan untuk bermain, yang menjadi penyebab kerusakan plafon.
"Laporan dari para pekerja memang ada sejumlah bola masuk di atas plafon yang jebol," jelasnya.
Baca Juga: Tega, Maling Gasak Motor PKL Penjual Jamu di Kawasan Alun-Alun Gresik
Lebih lanjut, Sri mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga fasilitas umum yang telah dibangun Pemkab Gresik demi kenyamanan masyarakat. Ia juga menyampaikan bahwa pengerjaan proyek perbaikan atap plafon Gedung Utama Alun-Alun Gresik ini sudah mencapai hampir 50 persen.
"Mari kita jaga dan saling mengingatkan demi kenyamanan bersama," pungkasnya. (jar/han)
Editor : Hany Akasah