RADAR GRESIK - Rasa kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh Polres Gresik melalui kegiatan Bakti Sosial Bantuan Bencana Banjir di Desa Morowudi, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik.
Kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir akibat curah hujan tinggi yang melanda wilayah tersebut.
Dalam aksi kemanusiaan ini, Wakapolres Gresik, Kompol Danu Anindhito Kuncoro Putro, bersama jajaran pejabat Polres Gresik, Camat Cerme Umar Hasyim juga unsur forkopimcam Cerme, perangkat desa, serta instansi terkait lainnya.
Kehadiran mereka menegaskan adanya sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menghadapi bencana alam.
Berjalan kaki menerjang banjir, menyalurkan bantuan yang diberikan berupa paket sembako, yang disalurkan di dua titik utama, yaitu Balai Dusun Ngebret dan Balai Desa Morowudi. Masyarakat yang terdampak menerima bantuan dengan penuh rasa syukur.
Kasun Ngepungsari, Edi, mewakili warga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Polres Gresik serta seluruh pihak yang telah peduli terhadap kondisi masyarakat.
"Kami sangat bersyukur atas bantuan ini. Semoga dapat meringankan beban warga dan membantu mereka bertahan di tengah situasi sulit akibat banjir," ujarnya.
Wakapolres Gresik, Kompol Danu Anindhito Kuncoro Putro, menegaskan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan bentuk nyata kepedulian aparat kepolisian terhadap masyarakat yang membutuhkan.
"Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban warga terdampak banjir. Ke depan, kami akan terus berupaya membantu masyarakat dan memastikan situasi di wilayah terdampak tetap aman serta kondusif," tuturnya.
Kegiatan bakti sosial ini berlangsung lancar dan tertib. Warga yang menerima bantuan terlihat bahagia dan berterima kasih atas kepedulian dari berbagai pihak.
Dengan adanya kolaborasi antara aparat kepolisian, pemerintah, dan masyarakat, diharapkan kondisi warga yang terdampak segera membaik dan kehidupan dapat kembali normal.
Baca Juga: Penjual Buah Srikaya Ditemukan Meninggal Dunia di Jalan Raya Kalipadang, Gresik
Diketahui banjir luapan Kali Lamong terus meluas, merendam sejumlah desa di Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik. Sejumlah desa terdampak, di antaranya Desa Morowudi, Desa Pandu, Desa Dungus, Desa Guranganyar, dan Perumahan Cerme Prismaland.
Banjir yang terjadi akibat intensitas hujan tinggi ini tidak hanya menggenangi permukiman warga, tetapi juga sejumlah ruas jalan raya dan fasilitas umum, dengan ketinggian air antara 30 hingga 50 cm.
Kondisi terparah terjadi di Perumahan Cerme Prismaland, di mana ketinggian air mencapai 120 cm di beberapa titik, merendam sekitar 170 rumah. Sementara itu, di Desa Pandu, jalan desa terendam hingga 120 cm, dan tanggul di Dusun Pandu mengalami retak serta longsor sepanjang 70 meter.
Tak hanya merendam rumah, banjir juga menggenangi area pertanian dan perikanan warga. Di Desa Dungus, sawah dan tambak seluas 40 hektare ikut terdampak, berpotensi menyebabkan kerugian bagi para petani dan petambak.
Sementara itu, pemerintah daerah bersama tim gabungan terus berupaya mencari solusi jangka panjang untuk mengatasi banjir tahunan akibat luapan Kali Lamong.(yud/han)
Editor : Hany Akasah