Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Cerita Kusir Dokar di Sunan Giri Gresik, Dari Pak Mat yang Berpengalaman hingga Rofiq yang Baru Memulai

Hany Akasah • Jumat, 20 Desember 2024 | 16:04 WIB
Pak Mat, sopir dokar berusia 65 tahun telah bekerja sebagai supir kereta kuda sejak tahun 1995.
Pak Mat, sopir dokar berusia 65 tahun telah bekerja sebagai supir kereta kuda sejak tahun 1995.

RADAR GRESIK - Pak Mat, sopir dokar berusia 65 tahun telah bekerja sebagai sopir kereta kuda atau dokar sejak tahun 1995.

Pak Mat mengendarai kereta kuda setiap hari untuk menghidupi dirinya dan keluarganya.

Penghasilan Pak Mat tidak banyak dari pekerjaannya, tapi dia senang dengan apa yang didapatnya asalkan bisa mencukupi kebutuhan istri dan anak-anaknya.

Sebagai sopir dokar,saya menarik kereta kuda yang dapat mengangkut hingga lima penumpang dengan biayanya berkisar Rp. 50.000 sekali jalan.

Hal ini dilakukannya setiap hari di kawasan Sunan Giri yang terkenal ramai dikunjungi wisatawan dan penduduk lokal.

Pendapatan Pak Mat dapat berfluktuasi tergantung musim dan cuaca pada hari itu, saat musim liburan pendapatan Pak Mat meningkat signifikan berkat banyaknya wisatawan yang menggunakan kuda sebagai transportasi menuju Sunan Giri.

Beliau bisa memperoleh penghasilan sekitar Rp 700.000 per hari.Namun di hari biasa di luar musim liburan, ia mendapat penghasilan sekitar Rp 350.000 per hari.

Meski tidak seberapa, Pak Mat tetap bersyukur dengan penghasilan tersebut karena bisa menghidupi kebutuhan keluarganya.

Dengan usia Pak Mat sudah lanjut usia, ia tetap menjalankan pekerjaannya dengan penuh semangat.

“Sudah tugas saya untuk bekerja, saya ingin terus memberikan yang terbaik untuk keluarga saya” ucapnya penuh semangat.

Di tengah hiruk-pikuk kehidupan kota juga terdapat seorang pria berusia 38 tahun yang baru memulai perjalanan kariernya sebagai kusir dokar.

Rofiq, pria yang baru saja mulai menarik dokar pada hari ini dan berharap bahwa hari pertama kerjanya akan berjalan lancar dan banyak penumpang yang akan naik.

Dengan penuh semangat, ia berbagi harapan dan tantangannya.

“Ya, saya berharap hari ini banyak yang naik dokar saya” ujar Rofiq dengan senyuman, saat ditemui di kawasan Makam Ziarah Sunan Giri.

Rofiq menjelaskan bahwa tarif untuk sekali jalan ke makam tersebut adalah Rp 50.000 dengan kapasitas maksimal 5 penumpang.

"Tarif sekali jalan sebesar Rp 50 ribu saja, dengan maksimal penumpangnya 5 orang. Tarif di sini memang sama untuk semua dokar" katanya dengan bangga.

Sebagai seorang kusir pemula, Rofiq mengungkapkan bahwa mengendalikan kuda yang menarik dokar bukanlah perkara mudah. Ia pun sering kali meminta bantuan atau belajar dari kusir yang lebih berpengalaman.

“Saya terkadang susah mengendalikan kuda ini, terkadang saya minta tolong ke bapak-bapak yang di sini untuk sekadar belajar dan minta bantuan” ujarnya dengan ekspresi haru, mengenang masa-masa awal ketika ia masih berjuang untuk menguasai keahlian tersebut.

Meski demikian, Rofiq merasa senang ketika musim liburan tiba. Banyak orang yang datang untuk berziarah dan itu menjadi berkah bagi para kusir dokar seperti dirinya. Namun, musim hujan membawa tantangan tersendiri.

"Saya senang kalau musim liburan jadi banyak yang ziarah, namun karena musim hujan jadi tantangan buat saya sendiri" tambahnya menandakan bahwa pekerjaan ini tidak selalu mudah, terutama ketika cuaca kurang mendukung.

Ia berharap dapat terus meningkatkan kemampuannya dan memberikan pelayanan terbaik bagi para penumpang dokarnya.

Harapannya, semoga lebih banyak orang yang merasakan kenyamanan dan keindahan perjalanan dengan dokar yang ia kendarai.

Dengan semangat dan tekad yang tinggi, baik Pak Mat yang telah berpengalaman maupun Rofiq yang baru memulai.

Keduanya terus menjalani profesinya sebagai kusir dokar dengan harapan dapat memberikan yang terbaik bagi keluarga dan penumpangnya.

Mereka adalah contoh nyata dari ketekunan dan dedikasi dalam menjalani pekerjaan yang penuh tantangan. (nov/ilm)

Editor : Hany Akasah
#kereta kuda #gresik #Dokar #sunan giri #Pendapatan #Makam