Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Bisa Nikmati Pelabuhan Gresik yang Penuh Sejarah, Kini Destinasi Wisata Gladak Gede Lumpur Ini Meredup

Hany Akasah • Sabtu, 20 Januari 2024 | 22:14 WIB
NIKMATI MALAM: Gladak Gede Lumpur Gresik, sebuah destinasi yang penuh sejarah dan keunikan.
NIKMATI MALAM: Gladak Gede Lumpur Gresik, sebuah destinasi yang penuh sejarah dan keunikan.

RADAR GRESIK-Gladak Gede Lumpur Gresik, sebuah destinasi yang penuh sejarah dan keunikan. Berlokasi di Kelurahan Lumpur Kecamatan Gresik, sayangnya masih terlupakan oleh sebagian besar wisatawan. Meskipun menyimpan pesona tradisional dan cerita yang menarik, keberadaannya tampaknya terlalu meredup di tengah gemerlap destinasi wisata modern. Mari kita eksplorasi alasan di balik kurangnya perhatian terhadap Gladak Gresik yang patut diperjuangkan.

Meski begitu, wisatawan nampaknya lebih tertarik pada destinasi populer lainnya. Kini, saatnya kita mengupas lebih dalam, mengapa Gladak Gresik belum berhasil mencuri perhatian pengunjung sebanyak yang seharusnya, dan apakah ada potensi untuk mengubah nasibnya menjadi destinasi unggulan yang tak terlupakan.

Dahulu Gladak Balai Keling di tepi pesisir laut Gresik bukanlah lebih dari sekadar tempat nelayan mencari rezeki. Penuh dengan limbah tak bertanggung jawab, pelabuhan ini berubah menjadi ladang inisiatif para pemuda karang taruna dan warga. Mereka bersatu untuk membersihkan limbah, menjaga ekosistem laut, dan menjadikan tempat ini destinasi wisata unik.

Awalnya, pelabuhan ini penuh dengan limbah, tetapi semangat gotong-royong mengubahnya menjadi spot foto dan wisata perahu keliling. Inisiatif warga untuk meningkatkan ekonomi lokal mendorong upaya membersihkan pelabuhan, menyemarakkan tempat ini sebagai daya tarik bagi pengunjung dari berbagai desa di Kota Gresik.

Salah satu warga Muhammad mengatakan, pihaknya berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik memberi perhatian lebih kepada wisata di daerahnya. "Bandar Grissee jadi perhatian, tapi wilayah sekitar ditinggalkan," kata Muhammad. 

Menurutnya, meski dulu terbatasnya dana, keberhasilan warga dalam menarik pengunjung telah mulai terwujud. Lokasi yang dulunya sepi kini menjadi saksi perubahan positif, menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan ekonomi warga sekitar.

Sayangnya, keindahan Gladak Balai Keling kini terancam kembali seperti dahulu. Warna-warni cat yang dulu memikat hati pengunjung kini memudar seiring berjalannya waktu. Untuk itu, sebuah seruan digaungkan: "Mari lestarikan keindahan ini! Rawatlah Gladak Balai Keling agar tetap menjadi pesona indah dan penuh kenangan di Gresik."

 

Dengan dukungan bersama, kita dapat menjaga dan mengembangkan potensi wisata lokal, memastikan bahwa cerita keberhasilan Gladak Balai Keling terus berlanjut dalam keindahan dan kenangan. 

Editor : Hany Akasah
#destinasi #Lumpur #gresik #Gede #wisata #gladak