RADAR GRESIK - Pelebaran Jalan Manyar Kabupaten Gresik tahap I sepanjang 1,3 kilometer sudah tuntas. Saat ini, pekerja tinggal menyelesaikan median jalan oleh Corporate Social Responsibility (CSR).
"Dari pekerjaan kami untuk tahap 1 sudah 100 persen. Aspal sudah selesai,” ujar Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Sentot Wijayanto.
Baca Juga: DPRD Gresik Gelar Paripurna Pembahasan Ranperda Pemecahan BPPKAD Jadi Dua Dinas
Dikatakan, saat ini pihaknya tinggal melakukan perapian jalan. Namun terlihat median jalan yang sudah dilakukan cor baru di sisi timur. “Ini median yang mengerjakan CSR, baik tanah maupun tanamannya,” ungkap dia.
Median jalan tersebut tinggal menguruk tanah kemudian dilakukan pengecoran. Untuk tanaman disepanjang jalan 1,3 kilometer sudah tertanam. Kemarin pekerja sedang melakukan pengurukan untuk mengisi trotoar.
Proyek pelebaran Jalan Manyar tidak hanya menyasar 1,3 kilometer. Tahun 2024 mendatang masih ada 2,7 kilometer hingga tersambung ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Untuk menunjang proyek pelebaran tahap 2, Tim Pelebaran Jalan Manyar akan memulai pembebasan lahan di akhir tahun ini.
“Ada 17 bidang tanah yang akan kami bebaskan akhir tahun ini untuk kepentingan proyek dan memasang jaringan utilitas. Tujuannya agar tahap 2 utilitas dan pelebaran bisa langsung dikerjakan tahun depan,” terang Ketua Tim Pelebaran, Zainul Arifin.
Baca Juga: Sumur dan Waduk Mengering di Gresik, Polsek Cerme Dropping Air ke Dua Desa
Pelebaran tahun depan juga menyasar Jembatan Manyar. Nanti akan dibangun jembatan baru. Sehingga di jembatan tersebut akan memiliki dua jembatan yang terdiri dari empat lajur. “Jembatan yang sekarang masih. Tapi nanti membangun baru seperti jembatan sekarang. Jadi akan ada dua jembatan disana,” jelasnya.
Seperti desain jembatan manyar saat ini, penambahan jembatan nantinya juga menggunakan rangka besi. Kemudian juga akan dikerjakan pondasi yang berada di tepi sungai. “Sungainya tidak lebar, jadi nanti pondasinya juga persis seperti jembatan sekarang ini. Harapannya awal tahun sudah bisa dimulai tahap 2,” pungkas Zainul. (rof/han)
Editor : Hany Akasah