GRESIK - Untuk mencegah pengendara yang putar balik dengan melawan arus di sejuta Terminal Bunder, Kasat Lantas Polres Gresik AKP Mulya Sugiharto bersama personel Satlantas Polres Gresik dan Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik, Muhammad Suudin merekayasa arus lalu lintas. Salah satunya melakukan pemasangan water barrier dan beton barrier di Jalan KH Syafi'i tepatnya di simpang 4 Terminal Bunder.
Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom melalui Kasat Lantas AKP Mulya Sugiharto mengatakan tujuan rekayasa arus lalu lintas karena banyak sepeda motor yang melawan arus di jalan saat jam sibuk.
"Terutama waktu berangkat kerja, pulang maupun malam hari. Hal ini sangat membahayakan bagi pengguna jalan lain dan dapat mengakibatkan kecelakaan lalu lintas," ujarnya Selasa (11/10).
Dengan pemasangan barrier ini, diharapkan masyarakat yang melintas dapat menggunakan akses U-turn SPBU Bunder.
Baca Juga: DPC Gerindra Gresik Deklarasikan Dukung Gibran Jadi Cawapres Prabowo
"Hal ini diharapkan dapat mewujudkan keselamatan dan ketertiban lalu lintas dan tujuan. Dari rekayasa arus lalu lintas antara lain mengurangi terjadinya kecelakaan lalu lintas akibat pengendara sepeda motor melawan arus serta meningkatkan keselamatan dan ketertiban lalu lintas dan memperlancar arus lalu lintas, " jelasnya.
Salah satu pengendara Jalan Teguh ,36, warga Desa Suci, Kecamatan Manyar mendukung rekayasa arus lalu lintas ini demi kelancaran pengendara jalan lainnya dan mencegah kecelakaan.
"Terima kasih kepada pihak kepolisian dan Dinas Perhubungan yang telah melakukan rekayasa arus lalu lintas ini. Semoga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat," pungkasnya.(yud/han)
Editor : Hany Akasah