GRESIK-Menteri BUMN Erick Thohir kembali merajai bursa Calon Wakil Presiden (Cawapres) di daerah Jawa Timur (Jatim) di beberapa lembaga survei. Salah satunya di Poltracking Indonesia yang menemukan Erick Thohir menduduki peringkat pertama mengalahkan kandidat lainnya.
Kali ini survei yang dirilis dilakukan pada periode 25 September hingga 1 Oktober 2023 dengan 1.000 responden masyarakat Jawa Timur. Terpantau, dalam simulasi elektabilitas cawapres berdasarkan organisasi Islam, nama Erick Thohir tertinggi dengan hasil 20,8 persen.
Anggota Kehormatan Banser NU ini berhasil ungguli Menkopolhukam Mahfud MD (17,2 persen) pada urutan keduan, lanjut Ketum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin (16,7 persen) urutan ketiga, dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (13,7 persen) pada urutan keempat.
Hal itu menjadi bukti dari sebaran pemilih merasa dekat dengan NU (80,1 persen) mayoritas memilih Erick Thohir sebagai cawapres.
"Panting juga untuk kita peta kan berdasarkan warga nahdliyin, dan Jawa Timur ini memilik basis besar di kalangan NU. Hasilnya suara nahdliyin (80,1 persen) bisa lebih dan mayoritasnya suara kepada Erick Thohir," kata Direktur Riset Poltracking Indonesia Arya Budi, dalam paparannya secara daring yang bertajuk Peta Kekuatan Elektoral Capres - Cawapres Di Provinsi Penentu & Terpadat Kedua Jawa Timur, Rabu (11/10).
Alasan kuat mengapa elektabilitas Erick Thohir sebagai cawapres sangat kuat di Jawa Timur disebabkan memiliki keterlibatan dan berkontribusi aktif di kalangan Nahdlatul Ulama (NU). Ia bukan seorang pengurus pondok pesantren (ponpes) atau keturunan kiai, namun dia sangat dihargai oleh kalangan NU.
Tentu ini menjadi bukti konkret Erick Thohir sangat diharapkan sebagai wakil pemimpin selanjutnya oleh kelompok Islam di Jawa Timur. Sebab, ia berkontribusi sangat besar terhadap kalangan NU dalam berbagai kesempatan.
Seperti halnya menyukseskan acara Harlah ke-100 NU sebagai Ketua Steering Committee (SC) Panitia Harlah ke-100 NU. Kemudian ia juga yang menggagas berdirinya Badan Usaha Milik NU (BUMNU) untuk menciptakan kemandirian ekonomi.
"Erick Thohir ini sangat kontribusi dan aktif terhadap kalangan NU membuatnya dipilih oleh nahdliyin sebagai cawapres," pungkas Arya.
Editor : Hany Akasah