Aksi konvoi serta bleyer-bleyer motor itu tidak berselang lama, karena berpapasan dengan petugas gabungan Polsek Manyar dan Koramil Manyar yang pada waktu yang sama menggelar patroli untuk melakukan razia. Hasilnya, lima motor berknalpot racing dengan suara mirip suara helikopter diangkut di atas mobil patroli Polisi.
Salah satu pemuda yang terjaring razia bernama Muhammad Zaki Al Farros ,16. Anak baru gede (ABG) asal Lamongan berboncengan dengan teman ceweknya dengan motor sport berknalpot racing. Keduanya terlihat gaya berboncengan. Saat motornya diangkut polisi, pemuda tersebut menangis. "Saya takut dimarahi orang tua," ujar Zaki, Sabtu (7/5) malam.
Sama salah satu warga Ramadan ,25, warga perumahan setempat mengungkapkan kekesalannya terhadap aksi konvoi motor berknalpot brong. "Sangat terganggu dengan bleyer-bleyer knalpot brong. Takutnya ada bayi atau lansia yang kaget, khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, " tuturnya.
Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis melalui Kapolsek Manyar AKP Windu Priyo Prayitno mengatakan aksi gerombolan konvoi pemotor dengan knalpot brong mengganggu ketentraman masyarakat.”Gerombolan konvoi motor yang diamankan berjumlah lima orang termasuk Zaki yang sempat menangis saat dirazia. Kami akan memanggil orang tua supaya lebih ketat mengawasi pergaulan anak di luar rumah agar anak tidak terseret ke pergaulan yang meresahkan masyarakat," pungkasnya.(yud/han) Editor : Hany Akasah