Apalagi pemerintah pusat memastikan BLT itu akan cair sebelum Hari Raya Idul Fitri. Rencananya, BLT ini diberikan secara rapel bulan April, Mei, Juni. Sehingga penerima nantinya akan menerima Rp 300 ribu.
Kepala Dinas Sosial Pemkab Gresik, Ummi Khoiroh mengatakan, untuk Gresik jadwal dan jumlah penerima BLT migor itu belum dipastikan. Dirinya belum menerima surat resmi dari pemerintah pusat. Meski demikian, dirinya membenarkan apabila penerima BLT migor ini merupakan BPNT, PKH, dan pedagang kali lima.
Berdasarkan data, KPM BPNT di Gresik terdapat 74 ribu orang dan PKH 44 ribu orang. “Nanti BLT itu akan disalurkan langsung oleh PT Pos Indonesia. Kemungkinan dalam waktu dekat cair,” kata dia.
Dikatakan, penerima BLT migor ini syaratnya terdaftar sebagai keluarga penerima manfaat (KPM) Bantuan Pangan non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH). Selain itu, BLT migor ini juga akan diberikan kepada pedagang kali lima.
"Untuk mengetahui mendapatkan atau tidak BLT monyak goreng, masyarakat bisa mengecek melalui situs cekbansos.kemensos.go.id," pungkasnya. (fir/han) Editor : Hany Akasah