Senin (26/1) sore, Muhammad Ali Syarifudin yang biasa dipanggil Alif ini bersama Soni sepupunya pamit kepada Saudatun Nuroh Ibu kandung Alif pergi ke tambak. Namun, hingga petang kedua anak ini tak kunjung pulang.
Panik bukan kepalang, Nuroh akhirnya berputar di kampungnya menanyakan keberadaan anak kepada para tetangganya. Tubuh Nuroh semakin lemas dan gemetar. Hampir seluruh warga mengaku tidak mengetahui keberadaan Ali.
Diiringi rasa was-was, Nuroh terus berdoa sembari mencari anaknya dan keponakannya itu, dibantu warga lain. Hingga pukul 19.00 WIB, Nuroh mendapat kabar dua anak kecil ditemukan pasangan suami istri (pasutri) dan diantar ke Mapolsek Manyar.
Pengendara motor Ali Arif ,52, yang saat itu membonceng istrinya menuturkan mendapati dua anak yaitu Ali dan Soni dalam kondisi kedinginan menuntun sepeda angin di bawah guyuran hujan di Jalan Raya Banyuwangi, Manyar.
" Sekitar pukul 17.45 Wib, saat hendak pulang ke rumah di Desa Brak Sumari Duduksampeyan menghampiri kedua anak tersebut. Keduanya menanyakan alamat kedua anak itu dan hendak ke mana, " ujarnya. Daripada terjadi hal yang tidak diinginkan, dirinya membawa kedua anak tersebut menuju Mapolsek Manyar.
" Setelah mendapat cerita dari kedua anak itu, Bhabinkamtibmas Polsek Manyar, Bripka Arief Tri berkoordinasi dengan perangkat desa agar menghubungi orangtua anak itu, "ungkapnya.
Sementara Nuroh ibu anak yang sempat hilang mengatakan berterima kasih kepada Arif dan istrinya yang sudah menolong anak dan keponakannya itu.
"Tadi memang pamit pergi ke tambak. Saya kira tambak di dekat rumah, tak tahunya ke tambak tempat kakeknya bekerja. Dan lokasinya itu jauh di belakang Maspion sana pak. Anak dan keponakan saya ini diajak kakeknya ke tambak," ungkapnya.
Di sisi lain Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Manyar Iptu Bima Sakti Pria Laksana mengingatkan agar Nuroh mengawasi buah hatinya. Dalam keterangannya, Ali merupakan anak kedua dari empat bersaudara pasangan Nuroh dan Sucipto. "Kami imbau kepada orangtua agar jangan teledor dalam mengawasi anak, apalagi masih di bawah umur," tuturnya, Rabu (27/1). Alumni Akpol Tahun 2013 ini juga menyampaikan apresiasinya kepada warga yang peka dan peduli akan keadaan sekitar.Dengan begitu setiap hal yang berpotensi terjadi gangguan keamanan dapat diminimalisir, tentu dengan kepedulian masyarakat dan komunikasi dengan kepolisian. (Yud/han) Editor : Hany Akasah