Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

IIDI Gresik Gandeng BNN Jatim, Perkuat Peran Istri sebagai Benteng Keluarga dari Bahaya Narkoba

Fajar Yuliyanto • Kamis, 14 Mei 2026 | 14:47 WIB
Berkolaborasi : Ikatan Istri Dokter Indonesia Gresik berkolaborasi dengan BNN provinsi Jatim untuk bentengi keluarga dari Narkoba
Berkolaborasi : Ikatan Istri Dokter Indonesia Gresik berkolaborasi dengan BNN provinsi Jatim untuk bentengi keluarga dari Narkoba

RADAR GRESIK – Sebagai upaya memperkuat ketahanan keluarga dalam mencegah penyalahgunaan narkoba, Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) Cabang Gresik melakukan kunjungan dan diskusi strategis bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Timur.

Kegiatan ini difokuskan pada penguatan keluarga sebagai pilar utama penanggulangan bahaya narkotika.

 

Ketua IIDI Cabang Gresik, dr. Titin Ekowati, menekankan bahwa sosok istri memiliki peran sentral dalam menghadirkan keharmonisan, ketenangan, serta motivasi di dalam rumah tangga.

 

“Istri menjadi pendamping, pengelola rumah tangga, sekaligus kunci kebahagiaan keluarga melalui akhlak mulia, ketaatan, dan keteguhan menghadapi persoalan keluarga,” ujar dr. Titin, Rabu (13/5/2026).

 

Ibu Sebagai Madrasah Pertama

Selain mengatur kebutuhan domestik dan manajemen keuangan, dr. Titin menjelaskan bahwa istri merupakan mitra setara suami dalam mendidik anak dan menjaga stabilitas emosi keluarga. Sebagai "madrasah pertama" bagi anak-anak, peran ibu sangat besar dalam membentuk karakter dan menjaga kesalehan generasi penerus.

 

IIDI juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara suami dan istri. Dr. Titin mengingatkan agar kesibukan pekerjaan tidak membuat anak-anak kehilangan figur ayah (fatherless). Keterlibatan ayah sebagai role model tetap dibutuhkan demi membentuk karakter anak menuju cita-cita Indonesia Emas melalui keluarga yang sehat.

 

Pondasi Ketahanan Nasional

Ketua Tim Bidang Rehabilitasi BNN Provinsi Jawa Timur, Singgih Pratomo, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif IIDI Gresik. Mengingat profesi dokter memiliki jam kerja yang tidak terbatas, dukungan istri menjadi sangat krusial agar keharmonisan tetap terjaga dan tidak memicu keretakan yang dapat merusak ketahanan keluarga.

 

“Dasar pondasi ketahanan rumah tangga adalah seorang ibu. Karena ibu yang paling dekat dengan anak-anak. Jika ibu mampu menjadi pondasi keluarga yang kuat, maka akan lahir anak-anak hebat yang dapat membawa Indonesia menuju Indonesia Emas,” tegas Singgih.

 

Melalui diskusi ini, BNN Jatim berharap dapat memperluas kolaborasi dengan berbagai organisasi kewanitaan lainnya. Langkah preventif melalui modul ketahanan keluarga diharapkan mampu menjaga generasi muda dari ancaman narkoba demi mewujudkan Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba).

Editor : Hany Akasah
#IIDI #BNN #jatim #narkoba #gresik