Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Update Fakta-Fakta Kebenaran di Balik Hebohnya Megathrust Ancam Indonesia

Hany Akasah • Rabu, 21 Agustus 2024 | 15:02 WIB
POTENSIAL: 13 Titik Megathrust yang diprediksi akan mengguncang Indonesia.
POTENSIAL: 13 Titik Megathrust yang diprediksi akan mengguncang Indonesia.


RADAR GRESIK-Masyarakat Indonesia dihebohkan dengan adanya gempa megathrust yang mengancam 13 segmen di Indonesia.

Kepala Badan Meteorologi, Klimagtologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengatakan, pengungkapan potensi ancaman megathrust yang mengintai RI bukan sebagai peringatan dini.

Megathrust adalah bagian dangkal suatu jalur subduksi yang memiliki sudut tukik landai. Gempa terjadi jika saat salah satu lempeng tektonik bumi ini, terdorong ke bawah lempeng lainnya.

Adapun gempa yang terjadi pada zona megathrust, disebut dengan gempa bumi interplate. Kedua lempeng ini memang terus bergerak mendekat.

Namun, pada suatu waktu keduanya dapat 'terjebak' saat bersentuhan. Penumpukan regangan yang melebihi gesekan antara kedua lempeng inilah, yang akhirnya menyebabkan gempa dahsyat terjadi.

Gempa bumi di zona megathrust memiliki kekuatan yang sangat besar, bisa mencapai magnitude 8,0 atau lebih. Frekuensinya terjadi dalam jarak dekat hingga 200 tahun, tetapi dapat terjadi dalam waktu yang lama hingga 800 tahun.

Update-update fakta di balik prediksi gempa megathrush.

1. BMKG tidak bisa memprediksi kapan megathrust terjadi

Kepala Badan Meteorologi, Klimagtologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengimbau agar tidak dimaknai keliru, seolah akan terjadi dalam waktu dekat

"Kami belum bisa memprediksi gempa, mau megathrust, minithrust. Kami sudah mulai tapi akurasinya belum sehingga tidak kami terapkan. Masyarakat diimbau untuk tetap beraktivitas seperti biasa," kata Dwikorita.

Informasi potensi gempa dan tsunami merupakan upaya persiapan untuk mencegah risiko kerugian sosial ekonomi dan korban jiwa. Potensi Gempa dan Tsunami akan selalu ada dan kapan terjadinya tidak dapat diprediksi, sehingga upaya mitigasi tetap harus terus disiapkan.

2. Indonesia merupakan negara dengan aktivitas kegempaatn tinggi

BMKG juga menyebut Indonesia merupakan negara dengan merupakan wilayah dengan aktivitas kegempaan tinggi. setidaknya ada 6.000 kali gempa yang mengguncang wilayah Indonesia setiap tahunnya. Dengan magnitudo dan kedalaman yang bervariasi. Data BMKG menunjukkan, ada peningkatan aktivitas gempa di wilayah Indonesia.

"Indonesia berada di pertemuan 3 lempeng utama dunia. Yaitu Indo Australia, Pasifik, dan Eurasia. Dampaknya, Indonesia memiliki 13 segmen megathrust, yaitu sumber gempa yang mampu memicu gempa besar. Tak hanya itu. Terdapat 295 segmen sesar aktif yang sudah teridentifikasi. Namun, masih banyak lagi yang belum teridentifikasi. Kondisi itu menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara rawan gempa," kata Kepala Pusat Gempa bumi dan Tsunami BMKG Daryono.

3. 13 Titik Megathrust di Indonesia

Salah satu potensi sumber bencana yang juga mengintai RI adalah gempa besar yang dipicu oleh tumbukan lempeng di zona megathrust. BMKG mencatat, Indonesia dikelilingi 13 segmen megathrust.

13 segmen gempa megathrust tersebut adalah:

1. megathrust Mentawai-Pagai dengan potensi gempa M8,9
2. megathrust Enggano dengan potensi gempa M8,4
3. megathrust Selat Sunda dengan potensi gempa M8,7
4. megathrust Jawa Barat-Jawa Tengah dengan potensi gempa M8,7
5. megathrust Jawa Timur dengan potensi gempa M8,7
6. megathrust Sumba dengan potensi gempa M8,5
7. megathrust Aceh-Andaman dengan potensi gempa M9,2
8. megathrust Nias-Simelue denga potensi gempa M8,7
9. megathrust Batu dengan potensi gempa M7,8
10. megathrust Mentawai-Siberut dengan potensi gempa M8,9
11. megathrust Sulawesi Utara dengan potensi gempa M8,5
12. megathrust Filipina dengan potensi gempa M8,2
13. megathrust Papua dengan potensi gempa M8,7.

4. Masyarakat harus mempersiapkan diri

Indonesia tidak hanya sibuk dan terpaku pada terkuaknya informasi mengenai megathrust. Sebab, imbuh dia, wilayah Indonesia memang kawasan rawan gempa kuat dan tsunami akibat banyaknya sumber gempa. Maka dari itu, masyarakat harus tetap waspada dengan tetap mawas diri.

"Sumbernya itu tidak hanya megathrust. Jangan dilupakan. Kita sibuk megathrust, patahan yang ada di darat, di bawah kaki kita. Yang ada di Sumatra, di Jawa, di Sulawesi. Patahan-patahan ini juga berbahaya meski magnitudonya tidak mega, hanya 5 koma sekian, faktanya rumah pada roboh. Karena rumah belum standar tahan gempa," ungkapnya. (han)

Editor : Hany Akasah
#megathrust #BMKG #gempa #fakta #lempeng #Indonesia