RADAR GRESIK - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa beberapa kali memberikan apresiasi atas kontribusi Petrokimia Gresik untuk masyarakat Jawa Timur. Terbaru, Gubernur juga mengapresiasi kontribusi Petrokimia Gresik bagi masyarakat Jawa Timur di masa Covid-19 dan pascapandemi.
Di bawah nakhoda Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo, Petrokimia Gresik menerima anugerah "Jatim Bangkit Award 2023" pada kategori "Perusahaan dengan Dukungan Terhadap Pemulihan dari Dampak Pandemi Terbaik (BUMN/BUMD Jawa Timur)".
Pada saat awarding di Surabaya beberapa waktu lalu, Gubernur menyampaikan bahwa, penanganan pandemi maupun pascapandemi membutuhkan kerja bersama.
Jatim Bangkit Award ini menjadi bukti begitu banyak stakeholder yang memberikan kontribusi, termasuk Petrokimia Gresik yang aktif mendukung Pemerintah Provinsi dalam menghadapi pandemi dan pemulihan ekonomi pascapandemi.
"Hari itu (ketika terjadi keterbatasan stok oksigen medis di masa pandemi, Red) begitu kuat kegotongroyongannya. Terima kasih kepada semuanya yang telah memberikan yang terbaik untuk masyarakat Jawa Timur," tandas Gubernur.
Sementara, Dwi Satriyo menyampaikan bahwa penghargaan ini akan memotivasi Petrokimia Gresik untuk berkontribusi lebih baik lagi bagi kemajuan Jawa Timur di masa mendatang. "Petrokimia Gresik dalam menjalankan amanah memajukan pertanian dalam negeri tidak hanya menghasilkan produk-produk inovatif berkualitas.
Lebih dari itu, seiring dengan pertumbuhan perusahaan, Petrokimia Gresik peduli dan ingin bisa bermanfaat lebih banyak lagi bagi masyarakat, khususnya masyarakat di Jawa Timur," ujar Dwi Satriyo.
Sementara itu, pandemi Covid-19 kemarin telah berdampak di hampir semua sektor kehidupan, khususnya sektor ekonomi. Untuk itu, salah satu fokus Petrokimia Gresik dalam mendukung Pemerintah dan masyarakat bangkit dari pandemi Covid-19 adalah pendampingan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), yang merupakan pilar ekonomi kerakyatan.
Adapun pendampingan UMKM yang dilakukan Petrokimia Gresik dikemas dalam program “Mangga” yang merupakan akronim dari Mitra Kebanggaan. Mangga adalah transformasi dari program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK) sejak tahun 1984.
Melalui Mangga, Petrokimia Gresik tidak hanya memberikan bantuan permodalan, tapi juga pembinaan dan pendampingan para pelaku UMKM dari berbagai daerah, khususnya di masa pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19 di Jawa Timur. Pada tahun 2023 hingga November, Petrokimia Gresik menyalurkan dana PUMK sebesar Rp26,5 miliar.
Selain itu, di periode yang sama Petrokimia Gresik juga menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di berbagai sektor mulai dari kesehatan, pendidikan, lingkungan dan sektor lainnya di Jawa Timur dengan total sebesar Rp16,5 miliar.
"Alhamdulillah, kami bisa terus berkontribusi untuk kebangkitan ekonomi masyarakat Jawa Timur. Karena kami ingin keberadaan Petrokimia Gresik tidak hanya membawa kemajuan pertanian di Indonesia, tapi juga bisa dirasakan manfaatnya di sektor lain bagi masyarakat Jawa Timur, " tutup Dwi Satriyo. (*)
Editor : Hany Akasah