RADAR GRESIK – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ibnu Sina Kabupaten Gresik meluncurkan terobosan penting di bidang pelayanan kesehatan dengan memperkenalkan Sistem Informasi Pembacaan Radiologi QR-Code (SIBARAQ).
Inovasi digital ini dirancang untuk mempercepat proses pemeriksaan, meningkatkan ketepatan hasil, sekaligus memangkas biaya operasional rumah sakit.
Kepala Bidang Pelayanan Penunjang Medis dan Kefarmasian RSUD Ibnu Sina, dr. Kurniati, menjelaskan bahwa melalui SIBARAQ, hasil pemeriksaan radiologi yang sebelumnya dicetak dalam bentuk film fisik kini dialihkan sepenuhnya menjadi soft file digital.
“Melalui sistem ini, pasien tidak lagi perlu membawa film fisik. Hasil pemeriksaan dapat diunduh secara mandiri melalui QR-Code yang dilengkapi nomor verifikasi untuk menjamin keamanan dan keabsahan data,” kata dr. Kurniati.
Inovasi ini lahir dari kebutuhan mendesak untuk menekan tingginya biaya pengadaan film radiologi dan mengurangi lamanya proses pencetakan hasil.
Dr. Kurniati menambahkan, dengan digitalisasi ini, RSUD Ibnu Sina berhasil menekan belanja film radiologi hingga 90 persen dan mengurangi limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) hingga mencapai zero waste.
Dampak signifikan juga dirasakan langsung oleh pasien. Waktu tunggu pemeriksaan radiologi yang sebelumnya mencapai 2 jam, kini dapat dipangkas drastis menjadi hanya sekitar 15 menit.
“Dampaknya proses diagnosis menjadi lebih cepat dan akurat, pengobatan lebih tepat sasaran, serta kepuasan pasien meningkat signifikan,” ungkapnya.
Peresmian SIBARAQ dilakukan oleh jajaran pejabat penting, termasuk Kepala Dinas Kesehatan Gresik dr. Mukhibatul Khusnah, Plt Kepala Diskominfo Gresik Kiki Nuriyadi, dan Direktur RSUD Ibnu Sina dr. Soni, beserta wakil direktur dan dokter spesialis radiologi. (jar/han)
Editor : Hany Akasah