RADAR GRESIK - Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Gresik sukses mengadakan peringatan HUT ke-74 dan Muscab ke-VIII pada hari Sabtu (05/07) di Aston Gresik Hotel dengan tema "Satukan Langkah dalam Transformasi Kesehatan untuk Penguatan Pelayanan Kebidanan Berkesinambungan Berbasis Bukti", menekankan peran vital bidan sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan primer, khususnya bagi ibu dan anak.
Ketua Pengurus IBI Gresik, Mega Harnani, SST., MM, melaporkan bahwa Kabupaten Gresik memiliki total 1.246 bidan, yang terdiri dari 386 bidan ASN dan 860 bidan non-ASN. Meskipun rasio bidan di Gresik sudah memenuhi standar WHO, saat ini baru 149 bidan yang bersertifikat profesi dan 53 bidan sedang menempuh pendidikan profesi, hal ini karena kewajiban pendidikan profesi baru berlaku sejak tahun 2019.
"Saya ucapkan terima kasih banyak kepada Pemkab Gresik dan seluruh bidan atas keberhasilan program pelayanan KB dalam rangka HUT IBI ke-74 di Gresik, yang dilaksanakan pada 14-23 Mei 2025,". Ucap Mega.
Dr. Hj. Siti Maimunah, S.Pd., S.ST., Bdn., M.Kes., M.Keb Ketua PD IBI Jawa Timur menyampaikan pentingnya peningkatan kompetensi bidan sesuai UU No. 17 Tahun 2023 dan Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) No. 320 Tahun 2020 yang mewajibkan pendidikan profesi. Ia mendorong bidan D4/Sarjana Kebidanan untuk segera mengambil pendidikan profesi agar wewenang dan pelayanan bisa lebih optimal.
Muscab IBI Gresik ke-VIII merupakan agenda strategis lima tahunan untuk mengevaluasi program kerja, merumuskan kebijakan, dan memilih ketua serta empat pengurus harian baru untuk masa bakti 2023-2028 melalui proses yang demokratis.
Ketua Panitia, Nurul Faidah, SST, melaporkan bahwa acara ini dihadiri oleh 108 bidan dari 8 ranting di Kabupaten Gresik (100% kehadiran) dan 35 tamu undangan meliputi Ketua PC IBI dari Tuban, Bojonegoro, Mojokerto, dan Lamongan, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik, perwakilan KBPPPA Gresik, Persit, Bhayangkari, serta organisasi profesi terkait lainnya.
Nurul memaparkan bahwa pembiayaan kegiatan berasal dari iuran anggota dan dukungan mitra bidan seperti Klinik Mata Utama, PT DKT Indonesia, Rumah Sakit Muhammadiyah, Rumah Sakit Petrokimia, Indofood, SUN, Nestle, dan NAPS Tour.
Dalam acara tersebut, Dr. Lestari Sudaryanti, dr., M.Kes, Lektor Prodi Kebidanan FK UNAIR, turut hadir dan menyoroti bahaya mikroplastik yang dapat memengaruhi organ reproduksi serta kualitas kehamilan. Ia berharap kekuatan anggota IBI Gresik dapat berperan krusial dalam meningkatkan kesadaran publik terkait ancaman sampah dan mikroplastik.
dr. Mukhibatul Khusnah, MM.,M.Kes, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik juga menekankan pentingnya profesionalisme, keikhlasan, dan komunikasi yang baik dalam pelayanan, terutama di era media sosial.
"Saya berharap pengurus IBI Gresik yang terpilih dapat membawa marwah IBI ke depan, serta terus berkolaborasi dan bersinergi untuk mendukung program pemerintah yang lebih luas," ujar dr. Husna.
Setelah melalui serangkaian tahapan penjaringan dan pemilihan, Bdn. Umu Elia Ulfah.,SST.,S.Pd secara resmi terpilih sebagai Ketua PC IBI Gresik periode 2023-2028 dan didampingi oleh jajaran pengurus harian yang baru yaitu Bdn. Nurul Napiah,SST, Bdn. Sri utami SST,MM, Enny ruslikawati SST.,Bdn,MMkes dan Bdn. Nurul faidah.,SST,SKM siap mengemban amanah dan menjalankan roda organisasi IBI Gresik lima tahun ke depan. (nov/han)
Editor : Hany Akasah