RADAR GRESIK - Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik segera menghapus layanan poli yang ada di Puskesmas. Sebagai gantinya, layanan di Puskesmas bakal berbasis klaster.
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Gresik drg Setyo Susilo mengatakan hal ini sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan nomor HK.01.07/MENKES/2015/2023 tentang petunjuk teknis integrasi pelayanan kesehatan primer.
"Sesuai keputusan ini, maka nantinya di Puskesmas sudah tidak ada lagi poli," ujarnya.
Ia menjelaskan, sebagai gantinya pelayanan di Puskesmas nanti akan diintegrasikan dengan berbasis klaster.
"Nanti di Puskesmas akan ada lima klaster. Yakni Klaster 1 Manajemen, Klaster 2 Ibu dan Anak, Klaster 3 Dewasa dan Lansia, Klaster 4 Penanggulangan Penyakit Menular dan Klaster 5 Lintas Klaster," jelasnya.
Dikatakan, integrasi layanan primer ini juga akan berlaku di Pustu desa atau kelurahan.
"Nantinya pelayanan di Pustu menyediakan bidan, perawat dan kader kesehatan," terangnya.
Kemudian, juga ada integrasi layanan primer ditingkat Posyandu. Untuk Posyandu akan melayani seluruh siklus hidup manusia.
Menurut dia, ada tiga fokus transformasi pelayanan kesehatan primer. Pertama terkait penguatan promosi dan pencegahan sesuai siklus hidup.
"Kemudian, mendekatkan layanan kesehatan melalui jejaring hingga tingkat desa dan dusun serta memperkuat pemantauan wilayah setempat melalui pemantauan dengan dashboard situasi kesehatan per desa," pungkasnya. (rof)
Editor : Fahtia Ainur Rofiq