Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Unik! Ada Lukisan Seharga Miliaran Rupiah hingga Gajah Mikro yang Nyaris Tak Kasat Mata di Pudak Galeri Gresik

Fajar Yuliyanto • Rabu, 13 Mei 2026 | 08:59 WIB
Lukisan Gajah : Salah satu pengunjung menikmati karya seni lukisan yang terpajang di gedung pudak galeri Gresik. (Fajar/Radar Gresik)
Lukisan Gajah : Salah satu pengunjung menikmati karya seni lukisan yang terpajang di gedung pudak galeri Gresik. (Fajar/Radar Gresik)

RADAR GRESIK – Lantai dua Gedung Pudak Galeri Gresik mendadak sunyi namun penuh makna. Puluhan karya seni tanpa warna memenuhi ruangan dalam gelaran pameran bertajuk "Black & White Exhibition Contemplation Art Season 3".

Meski hanya menggunakan palet hitam dan putih, pameran ini berhasil mencuri perhatian publik, terutama dengan hadirnya satu lukisan yang dibanderol dengan harga fantastis, Rp 1,5 miliar.

Baca Juga: Kepincut Gadis Benjeng, Pemuda Asal Cina Zhang Xuhao Resmi Masuk Islam di Masjid Agung Gresik

Adalah Bambang Sugiarto, seorang pensiunan pejabat Kementerian Perhubungan, yang menjadi sorotan lewat karyanya berjudul "Pasti".

Lukisan media akrilik di atas kanvas tersebut secara gamblang menggambarkan sosok yang sedang memanjatkan doa di depan pusara, lengkap dengan visual jenazah yang terbungkus kain kafan.

Bambang menegaskan bahwa nilai sebuah lukisan tidak boleh diukur hanya dari materialnya, melainkan dari kedalaman ide yang ditawarkan.

Baca Juga: Manjakan Lidah, Hotel Santika Gresik Hadirkan Perpaduan Mangut Salmon hingga Steak Premium

"Jangan dilihat dari bahannya. Ide itu mahal. Dalam hidup ini hanya ada satu yang pasti, yaitu mati. Lukisan ini adalah pengingat, sudah siapkah kita menuju ke sana?" ungkap Bambang penuh filosofi, Selasa (12/5).

Menariknya, inspirasi lukisan ini lahir dari memori masa SMP tentang puisi gurunya dan pengalaman pribadinya saat melihat miniatur jenazah di ruang tamu sang guru di Jakarta. Baginya, melukis adalah sebuah kenikmatan batin, terlepas dari apakah karya tersebut nantinya akan diboyong kolektor atau tidak.

Jika Bambang Sugiarto bermain dengan narasi besar tentang kematian, pelukis asal Gresik, Achmad Feri, justru melawan arus dengan menghadirkan lukisan mikroskopis bertajuk "Gajah Satu Em".

Baca Juga: Pastikan Keamanan dan Layanan Prima, Karutan Gresik Sidak Blok Hunian Rutin

Lukisan ini begitu kecil sehingga pengunjung harus menggunakan kaca pembesar untuk melihatnya secara detail.

Melalui karya ini, Feri menitipkan pesan kuat bahwa ukuran bukanlah penentu dampak sebuah karya.

"Yang kecil pun bisa mengguncang dunia. Sesuatu yang dianggap remeh bisa menjadi pusat perhatian banyak mata jika kita mau melihat lebih dekat," tutur Feri.

Pameran ini menjadi ruang pertemuan unik antara seniman lokal dan nasional. Harga karya yang dipamerkan pun sangat bervariatif, mulai dari angka puluhan juta hingga mencapai miliaran rupiah.

Baca Juga: Hattrick Juara Umum! IBCA MMA Gresik Dominasi Kejurprov Piala Walikota Surabaya

Bagi para penikmat seni di Gresik, Black & White Exhibition ini bukan sekadar pameran visual, melainkan sebuah ruang kontemplasi untuk melihat dunia dari sudut pandang yang berbeda—di mana kejujuran warna hitam dan putih justru mampu berbicara lebih keras daripada pelangi. (jar/han) 

Editor : Hany Akasah
#gresik #Pudak Galeri #art #seni #lukisan