RADAR GRESIK – Momen Hari Kartini dimanfaatkan Hotel Santika Gresik untuk menghadirkan konsep kuliner yang menyentuh sisi emosional. Melalui program buffet bertema “Dapur Nenek”, hotel ini mengajak masyarakat, khususnya kaum perempuan, untuk bernostalgia dengan kehangatan masakan khas rumah yang autentik, Selasa (21/4).
Public Relations & E-Commerce Hotel Santika Gresik, Ayu Ratih Pertiwi, menyampaikan bahwa tema “Dapur Nenek” dipilih untuk membangkitkan kenangan akan hidangan keluarga yang sederhana namun sarat akan makna. Di tengah gempuran kuliner modern, cita rasa rumahan dinilai tetap memiliki tempat spesial di hati masyarakat.
“Kami ingin mengajak pengunjung bernostalgia. Selain rasa, nilai kebersamaan saat menikmati hidangan bersama keluarga adalah poin utama yang ingin kami tonjolkan dalam peringatan Kartini tahun ini,” ujar Ratih.
Tak hanya sekadar makan bersama, acara ini juga dikemas dengan berbagai kegiatan interaktif, mulai dari sesi foto hingga permainan menarik. Salah satu daya tarik utamanya adalah sesi live cooking oleh chef hotel yang memperagakan pembuatan Spaghetti Napolitan.
Menu ini dipilih secara khusus sebagai inspirasi bagi ibu-ibu modern dan wanita karier. “Kami ingin berbagi tips memasak yang cepat, sehat, dan pastinya disukai anak-anak, sehingga peran perempuan dalam mengelola rumah tangga tetap bisa berjalan efektif di tengah kesibukan profesional,” tambahnya.
Suasana Hari Kartini semakin kental dengan balutan kebaya yang dikenakan oleh para pengunjung. Ratih menegaskan bahwa acara ini merupakan bentuk apresiasi terhadap perjuangan perempuan Indonesia dari masa ke masa. Menurutnya, Hari Kartini bukan sekadar mengenang sejarah, tetapi menghargai peran nyata perempuan dalam kehidupan sehari-hari.
Salah satu pengunjung, Nur Hayati (58), mengaku sangat terkesan dengan konsep acara ini. Ia merasa kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi yang menyenangkan sekaligus pelepas penat.
“Sangat senang, selain makan enak kami juga bisa belajar masak bersama dan ikut game. Ini jadi pengingat bahwa semangat Kartini harus tetap ada pada setiap generasi perempuan, baik yang muda maupun yang sudah lanjut usia seperti saya,” ungkap Nur Hayati.
Program yang memadukan edukasi kuliner dan hiburan ini diharapkan mampu mempererat ikatan kebersamaan sekaligus memperkuat peran perempuan sebagai pilar kebahagiaan dalam keluarga. (jar/han)
Editor : Hany Akasah