Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Refleksi Hari Kartini 2026: Srikandi Pendidikan Gresik Bersinergi Cetak Generasi Mandiri dan Inklusif

Riri Masfardian • Rabu, 22 April 2026 | 09:38 WIB
KARTINI MASA KINI: (Dari kiri ke kanan) Renyta Yuniarti Ningtyas (UPT LP ABK), Kristantin (KBTK YIMI), Nihayatul Mas
KARTINI MASA KINI: (Dari kiri ke kanan) Renyta Yuniarti Ningtyas (UPT LP ABK), Kristantin (KBTK YIMI), Nihayatul Mas'unah (MTs NU Trate), dan Dr. Erlina Diamastuti (Polteksi) saat memberikan refleksi Hari Kartini. (Dok/Radar Gresik)

RADAR GRESIK – Peringatan Hari Kartini tahun 2026 menjadi momentum refleksi mendalam bagi para tokoh pendidikan perempuan di Kabupaten Gresik.

Dari pendidikan anak berkebutuhan khusus hingga jenjang vokasi, semangat Raden Ajeng Kartini diaktualisasikan melalui perjuangan mencerdaskan bangsa dan mendobrak keterbatasan di era modern.

Baca Juga: Mengaktualisasikan Nilai-Nilai Kartini di Era Algoritma dan Tantangan Kesetaraan Digital

Inklusivitas dan Kasih Sayang di UPT LP ABK

Kepala UPT LP ABK Gresik, Renyta Yuniarti Ningtyas, menegaskan bahwa manifestasi nyata perjuangan Kartini masa kini terlihat dari keteguhan para pendidik dalam mendampingi anak-anak istimewa. Menurutnya, keterbatasan bukanlah akhir, melainkan awal dari perjuangan untuk kemandirian.

"Sebagaimana Kartini mendobrak tradisi demi kemajuan, mari kita wujudkan Kabupaten Gresik yang inklusi. Di mana setiap anak mendapatkan cinta, pendidikan, dan kesempatan yang setara untuk menjadi versi terbaik diri mereka sendiri," ungkap Renyta.

Baca Juga: Kiprah 'Aisyiyah Gresik, Meneladani Semangat Kartini dalam Dakwah Melintasi Zaman

Menanamkan Karakter Rabbani di KBTK YIMI

Senada, Kepala KBTK YIMI Gresik, Kristantin, S.Pd., M.Pd., memaknai semangat Kartini sebagai cahaya penuntun bagi pendidik. Di level pendidikan anak usia dini, ia menekankan pentingnya menanamkan keberanian bermimpi setinggi langit pada setiap anak didik.

"Kami tidak hanya mengajarkan ilmu, tapi menanamkan keberanian agar anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang berdaya dan berbudi pekerti. Semoga semangat RA Kartini selalu ada di hati kita dalam mendidik generasi Rabbani," tuturnya.

Baca Juga: Kartini Modern dan Tabungan Jiwa, Menenun Generasi Emas melalui Jalan Ikhlas

Literasi dan Akhlak di MTs NU Trate

Dari sudut pandang pendidikan menengah, Kepala MTs NU Trate Gresik, Nihayatul Mas'unah, S.Psi, melihat sosok Kartini sebagai teladan dalam membentuk karakter siswa yang mandiri dan berakhlakul karimah. Ia mengajak seluruh elemen untuk memerangi kebodohan melalui literasi.

"Habis Gelap Terbitlah Terang. Mari jadikan literasi dan ilmu pengetahuan sebagai jalan keluar dari kegelapan kebodohan. Pendidikan adalah tentang bagaimana membentuk karakter yang berpijak pada nilai akhlak," jelas Nihayatul.

Baca Juga: Imanda Ratining Putri Membawa Semangat Kartini dari Industri Lokal Gresik Menuju Pasar Global

Emansipasi Vokasi di Politeknik Semen Indonesia (Polteksi)

Sementara itu, Direktur Politeknik Semen Indonesia (Polteksi), Dr. Erlina Diamastuti, SE., MSi., Ak., CA., menyebut pendidikan vokasi sebagai bentuk emansipasi modern yang paling nyata. Polteksi hadir untuk mendobrak dinding pembatas antara ruang kelas dan realitas industri global.

"Jika dahulu Kartini mendobrak pingitan melalui literasi, hari ini kami membebaskan generasi menuju terangnya dunia industri dengan semangat 'Pasti Kerja'. Semoga perempuan Indonesia terus menjadi pilar kemajuan yang tangguh dan inovatif di bidang profesional," tegas Dr. Erlina.

Baca Juga: Sri Subaidah, Sosok Kartini Hijau di Balik Misi Penyelamatan Lingkungan Gresik

Melalui berbagai perspektif ini, para Srikandi pendidikan di Gresik bersepakat bahwa semangat Kartini tetap relevan sebagai fondasi untuk membangun masyarakat yang lebih cerdas, mandiri, dan berkeadilan. (nov/rir/han)

Editor : Hany Akasah
#POLTEKSI #gresik #kartini #pendidikan #UPT LP ABK