Ekonomi & Bisnis Features Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kota Gresik Lifestyle Moncer Seru Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro Politika Sosial Sport & Health

Kontes Bandeng Kawak 2026 Dimeriahkan dengan Kirab Budaya dan Bagi-Bagi 1.000 Ekor Bandeng

Fajar Yuliyanto • 2026-03-15 04:49:32
KONTES: Suasana kontes bandeng kawak 2026 akan digelar meriah. (Dok/Radar Gresik)
KONTES: Suasana kontes bandeng kawak 2026 akan digelar meriah. (Dok/Radar Gresik)

RADAR GRESIK — Pemerintah Kabupaten Gresik bersiap menggelar kembali perhelatan akbar Kontes Bandeng Kawak 2026 dengan konsep yang lebih semarak.

Agenda tahunan yang menjadi ruh dari tradisi Pasar Bandeng ini dipastikan tidak hanya sekadar memamerkan ikan bandeng berukuran raksasa, tetapi juga akan diperkaya dengan kirab budaya serta aksi sosial pembagian ribuan ekor bandeng kepada masyarakat.

Kemeriahan akan dimulai pada Senin, (16/3), pukul 15.30 WIB. Rombongan kirab budaya dijadwalkan berangkat dari Gedung Nasional Indonesia (GNI) di Jalan Pahlawan, melintasi Jalan Wachid Hasyim, dan berakhir di Pendopo Alun-Alun Gresik.

Baca Juga : Bantu Ringankan Beban Ekonomi, Polres Gresik Gelar Gerakan Pangan Murah di Alun-Alun

Sepanjang rute tersebut, warga akan disuguhkan berbagai simbol tradisi Kota Pudak, termasuk pertunjukan seni khas Pencak Macan dan prosesi udik-udikan hasil bumi.

Kepala Disparekrafbudpora Kabupaten Gresik, drg. Saifudin Ghozali, mengungkapkan bahwa panitia telah menyiapkan sedikitnya 1.000 ekor bandeng segar untuk dibagikan secara gratis kepada warga di sepanjang rute kirab.

Tak hanya itu, bagi pengunjung yang hadir langsung di lokasi kontes, tersedia 2.000 porsi nasi bandeng siap saji. Menambah daya tarik, Chef Rudi juga dijadwalkan hadir untuk melakukan atraksi memasak langsung dengan mengolah bandeng menjadi tiga varian menu berbeda.

Baca Juga ; Anggaran Diskoperindag Turun Drastis, Anggota Komisi II DPRD Gresik Dorong Skema Pagu Berbasis Kinerja

Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disparekrafbudpora) Kabupaten Gresik, drg. Ghozali menjelaskan makna penting di balik kemeriahan tahun ini. 

"Kirab ini akan membawa berbagai simbol budaya serta tradisi Gresik. Selain itu juga ada kegiatan udik-udikan untuk masyarakat. Bandeng yang dibagikan ada 1.000 ekor dalam kondisi fresh. Jadi saat kirab dibawa dan kemudian dibagikan kepada masyarakat," ujar Ghozali. 

Lebih lanjut, drg. Ghozali menekankan status tradisi ini yang kini telah diakui secara nasional sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB). 

Baca Juga : Percepat Urus Adminduk Pasca Cerai, Disdukcapil Gresik Buka Loket di Pengadilan Agama

"Pasar Bandeng dan Kontes Bandeng Kawak ini telah resmi masuk sebagai Warisan Budaya Tak Benda. Lima budaya (Pasar Bandeng, Rebo Wekasan, Malam Selawe, Pencak Macan, dan Kupat Keteg) tersebut akan kita arak sambil membagikan bandeng kepada masyarakat," imbuhnya.

Diharapkan melalui kegiatan ini dapat semakin memperkuat identitas Gresik sebagai daerah penghasil bandeng. Juga bisa menyemangati para petani tambak bahwa bandeng adalah Gresik dan Gresik adalah bandeng. Sehingga tradisi ini harus terus dipertahankan. (jar/han) 

Editor : Hany Akasah
#Disparekrafbudpora #kontes bandeng kawak #gresik #Ramadan #GNI