Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Dari Toko Kecil hingga Miliki Tiga Cabang: Kisah Inspiratif Muhammad Adi Membangun Larissa Bakery Gresik

Hany Akasah • Jumat, 12 Desember 2025 | 21:26 WIB

Pemilik sekaligus owner Larissa Bakery, Muhammad Adi Kurniawan (tengah)
Pemilik sekaligus owner Larissa Bakery, Muhammad Adi Kurniawan (tengah)

RADAR GRESIK – Larissa Bakery, salah satu toko roti yang kini cukup dikenal di Kabupaten Gresik, ternyata berawal dari usaha kecil yang didirikan pada tahun 2014.

Pemilik sekaligus owner Larissa Bakery, Muhammad Adi Kurniawan, menceritakan perjalanan panjang bagaimana usaha rumahan itu berkembang hingga kini memiliki tiga cabang. (10/12)

“Awal mulanya kami merintis dari tempat ruko kecil ukuran empat meter. Bertahap, seiring waktu dan dengan izin Allah, usaha ini bisa berkembang dan kami bisa ekspansi,” ujar Adi.

Baca Juga: Meneladani Nyai Ageng Pinatih, Majelis Rebo Awal Gresik Dipenuhi Doa untuk Korban Bencana

Saat ini Larissa Bakery telah memiliki tiga cabang penjualan di Gresik. Yakni berlokasi di Pondok Permata Suci, Jalan Raya Safir Nomor 15, dekat Klinik Krisna, Perum De Royal Blok A Nomor 17, dan di Kebungson, Jalan Kyai Haji Kholil Nomor 45, dekat RS Muhammadiyah Gresik atau arah SMP 2.

Usaha yang hampir memasuki usia 10 tahun ini menetapkan target penjualan sekitar seribu pieces roti per hari. Adi mengakui persaingan industri bakery semakin ketat sehingga dirinya harus terus berinovasi. Meski demikian, ia berkomitmen untuk tidak mengurangi jumlah karyawan.

“Kita sebisa mungkin terus tumbuh, terus mampu bersaing. Kalau bisa malah menambah karyawan, menciptakan peluang kerja bagi mereka yang membutuhkan,” tambahnya.

Baca Juga: PASQI Gresik Rayakan HUT ke-8 dengan Santunan Anak Yatim dan Pengukuhan Penasihat

Larissa Bakery dikenal ramah di kantong masyarakat. Produk roti dibanderol mulai Rp3.000, sementara varian lainnya berada di kisaran Rp5.000–Rp12.000. Untuk kategori cake, harga dimulai dari Rp30.000.

“Harga kita buat variatif agar semua segmen masyarakat—kelas bawah, menengah, hingga atas—bisa menjangkau,” jelas Adi mengenai strateginya.

Di awal berdiri, Adi mengaku promosi masih dilakukan secara manual. Tahun 2014 media sosial belum sekuat sekarang. Ia bersama almarhumah istrinya berkeliling dari rumah ke rumah membawa brosur.

Baca Juga: Antusiasme Konten Kreator Gresik Abah Dimas Sambut Pelebaran di Ruas Jalan Morowudi–Benjeng

“Dulu saya nganvas door to door. Seiring perkembangan zaman, kita mulai memanfaatkan digital, mulai dari WA Blast, kerja sama provider, sampai sekarang aktif di Instagram. Kadang kita mengundang selebgram untuk membantu publikasi,” terangnya.

Larissa Bakery terus tumbuh dan kini memiliki tiga cabang.
Larissa Bakery terus tumbuh dan kini memiliki tiga cabang.

Menurutnya, penggunaan media sosial sangat membantu karena masyarakat kini lebih mudah menemukan informasi tentang produk, lokasi toko, hingga layanan pemesanan untuk acara seperti rapat atau hajatan.

Adi berharap Larissa Bakery terus berkembang dan memberi manfaat yang lebih besar bagi masyarakat. “Harapan kami, bisa menciptakan banyak peluang pekerjaan dan bermanfaat bagi banyak orang,” katanya.

Baca Juga: Jaga Keamanan dan Ekosistem Laut, Satpolairud Polres Gresik Gandeng HNSI Tertibkan Trawl

Ia juga memberikan pesan untuk anak-anak muda yang ingin terjun ke dunia usaha. 

“Kadang cita-cita tinggi tapi ekspektasi tidak sesuai. Maka belajarlah, cari pengalaman, cari relasi. Gali potensi selagi muda. Jangan mudah menyerah. Sekarang kompetitor banyak, jadi skill dan pengalaman itu penting, tidak hanya gelar," ujarnya. 

Adi menambahkan bahwa semangatnya dalam berwirausaha tidak lepas dari doa dan dukungan orang tua.

“Saya berasal dari keluarga biasa. Ibu saya selalu berpesan, Allah Maha Kaya. Yang penting jujur, ulet, tanggung jawab, dekat dengan orang tua, dan mencari ridho-Nya. InsyaAllah semua dimudahkan,” tutup Adi. (zah/han) 

Editor : Hany Akasah
#roti #Bisnis #bakery #gresik #adi #Larisa