RADAR GRESIK - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik menunjukkan komitmennya dalam pelestarian budaya dan pemberdayaan warga binaan dengan meraih Juara 3 dalam Lomba Nyoga Songkok Khas Gresik. Lomba ini merupakan bagian dari Dekranasda Fest 2025 yang diselenggarakan di Icon Mall Gresik.
Rutan Gresik berpartisipasi dengan menampilkan Songkok Grisse, sebuah produk unggulan hasil dari pembinaan keterampilan warga binaan. Songkok ini tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga filosofis yang kuat sebagai identitas kota santri.
Dalam ajang tersebut, Rutan Gresik menghadirkan seorang warga binaan asli Gresik untuk secara langsung menunjukkan keahliannya dalam mengukir songkok di hadapan pengunjung dan dewan juri. Penampilan ini mendapat apresiasi tinggi dan membuktikan bahwa pembinaan di dalam rutan mampu menghasilkan karya berkualitas.
Kepala Rutan Gresik, Yuliawan Dwi Nugroho, mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian ini.
"Alhamdulillah karya warga binaan berupa songkok Grisse meraih Juara 3 dalam Dekranasda Fest 2025," ujarnya, Minggu (31/8).
Yuliawan menambahkan bahwa partisipasi ini adalah wujud komitmen Rutan Gresik untuk menjadikan karya warga binaan lebih dikenal luas dan memiliki daya saing, bahkan hingga ke pasar internasional.
Lebih lanjut, Yuliawan menjelaskan bahwa keikutsertaan ini menjadi ruang ekspresi bagi warga binaan sekaligus sarana untuk menunjukkan hasil pembinaan yang positif.
Ia berharap Songkok khas Gresik dapat semakin berkembang dan menarik minat generasi muda untuk melestarikan potensi lokal yang membanggakan ini.
Ia juga menegaskan bahwa pembinaan keterampilan berbasis budaya lokal seperti Songkok Grisse adalah bagian dari strategi pemberdayaan warga binaan. Hal ini sekaligus membuka peluang besar bagi keberlanjutan ekonomi kreatif di Kabupaten Gresik. (yud/han)
Editor : Hany Akasah