RADAR GRESIK – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia (Persero), berkolaborasi dengan Kementerian Koordinator Bidang Pangan menyalurkan 600 paket sembako kepada masyarakat.
Aksi sosial dalam rangka memperingati Hari Jaminan Ketahanan Pangan (HAJATAN) ini digelar di GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik, Jawa Timur.
Setiap paket bantuan yang didistribusikan berisi kebutuhan pokok esensial, meliputi beras 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, serta gula pasir 1 kilogram. Stimulus ini dihadirkan sebagai bentuk kepedulian bersama dalam meringankan beban pengeluaran masyarakat sekaligus menyokong ketahanan pangan di tingkat keluarga.
Secara rinci, 600 paket bantuan tersebut dialokasikan untuk 400 warga di sekitar operasional perusahaan—termasuk kelompok nelayan—serta 200 pengemudi ojek online (ojol). Penyaluran bantuan ini juga menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-54 Petrokimia Gresik yang mengusung tema besar "Growing the Future".
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Menko Zulhas), memberikan apresiasi tinggi atas inisiasi program HAJATAN hasil kolaborasi taktis ini. Menurutnya, eksistensi perusahaan BUMN dan pemerintah harus berjalan beriringan dalam memberikan maslahat nyata bagi masyarakat akar rumput.
“Ini kegiatan HAJATAN Petrokimia Gresik yang memperhatikan secara sungguh-sungguh terhadap masyarakat sekitar. Ada ojek online dan warga di sekitar perusahaan. Pak Daconi (Direktur Utama Petrokimia Gresik) dan kawan-kawan berkomitmen akan selalu memperhatikan masyarakat,” ungkap Menko Zulhas.
Baca Juga: Didik Karyawan Jadi Duta Digital, Petrokimia Gresik Raih Pengakuan Nasional
Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, menegaskan bahwa melalui program HAJATAN ini, perusahaan ingin memastikan setiap momentum krusial korporasi tidak sekadar menjadi seremoni internal, melainkan wajib membawa dampak linier bagi kesejahteraan publik.
“Petrokimia Gresik tidak hanya berkomitmen menjaga keandalan ketersediaan pupuk sebagai pilar ketahanan pangan nasional, tetapi juga konsisten menghadirkan manfaat sosial. Melalui program HAJATAN, kami ingin berbagi kebahagiaan sekaligus memperkuat bantalan ekonomi bagi warga sekitar, nelayan, dan para driver ojol yang menjadi penggerak roda perekonomian mikro,” urai Daconi.
Daconi menambahkan, sinergi tripartit antara pemerintah, BUMN, dan elemen masyarakat merupakan fondasi utama dalam membangun ketahanan pangan berkelanjutan. Ke depan, perusahaan berkomitmen untuk terus melahirkan program kemanfaatan serupa secara berkala.
Baca Juga: PetroNite Fest 2026 Ciptakan Multiplier Effect, Perputaran Ekonomi Tembus Rp14,4 Miliar
Respons positif diutarakan oleh para penerima manfaat. Asnah, seorang warga Kelurahan Sukorame, Kabupaten Gresik, mengaku sangat terbantu dengan adanya intervensi sembako gratis ini, terlebih di tengah momentum tahun ajaran baru sekolah yang menyedot banyak biaya.
“Dengan adanya bantuan ini, pos pengeluaran dapur kami sangat terbantu. Semoga Petrokimia Gresik dan Kemenko Pangan semakin maju, sehingga program kebermanfaatan seperti ini bisa terus diperluas,” harap Asnah.
Senada, seorang driver ojek online asal Kecamatan Bungah, Muhammad Ilham Soleh, menyebut bantuan ini efektif menekan pengeluaran harian rumah tangganya secara signifikan.
Baca Juga: Bestro Emogrow 2026, Penerima Beasiswa Petrokimia Edukasi Kesehatan Mental Anak Panti
“Biasanya pendapatan harian langsung habis terpotong untuk belanja kebutuhan dapur harian. Dengan adanya sembako ini, penghasilan menarik penumpang bisa utuh dibawa pulang untuk keperluan anak dan istri. Kami berharap program jemput bola seperti ini bisa lebih sering dilaksanakan,” pungkas Ilham. (han)
Editor : Hany AkasahSumber : Radar Gresik