RADAR GRESIK - Dalam upaya memperkokoh fondasi operasional yang bersih dan transparan, Bank Jatim Cabang Gresik menggelar kegiatan Penyuluhan dan Sosialisasi Profil Risiko Pegawai pada hari Jumat (17/07) yang bertempat di Halaman Bank Jatim Cabang Gresik, kegiatan edukatif ini dimulai sejak pukul 06.00 WIB hingga selesai yang melibatkan seluruh elemen pekerja di lingkungan kantor cabang tersebut.
Langkah strategis ini diambil sebagai bagian dari komitmen nyata manajemen dalam meningkatkan pemahaman mendalam mengenai risiko kerja individual, penguatan budaya kepatuhan, penerapan manajemen risiko, serta penegakan integritas di lingkungan kerja.
Tidak kalah penting, kegiatan ini juga dirancang sebagai langkah preventif yang konkret dalam mendeteksi sekaligus mencegah potensi tindakan kecurangan (fraud).
Pemimpin Bank Jatim Kantor Cabang Gresik, Abdullah Basid menegaskan bahwa pemahaman akan risiko individu sangat krusial bagi keberlangsungan bisnis perbankan yang sehat.
"Kegiatan penyuluhan dan sosialisasi ini diselenggarakan dalam rangka meningkatkan pemahaman seluruh pegawai mengenai Profil Risiko Pegawai, penguatan budaya kepatuhan, penerapan manajemen risiko, integritas, serta sebagai upaya nyata pencegahan fraud di lingkungan Bank Jatim Cabang Gresik." Jelas Abdullah Basid.
Demi memastikan pesan dan nilai-nilai kepatuhan ini tersampaikan secara merata, manajemen mengeluarkan instruksi tegas bahwa kehadiran bersifat wajib bagi seluruh pegawai tanpa terkecuali. Seluruh insan Bank Jatim atau yang akrab disapa Jatimers ini diinstruksikan untuk hadir tepat waktu demi kelancaran acara.
Sepanjang jalannya sosialisasi, para pegawai dibekali dengan berbagai materi esensial. Materi-materi tersebut meliputi pemahaman mendalam mengenai Profil Risiko Pegawai, penguatan integritas dan kepatuhan, hingga strategi pencegahan fraud serta mitigasi konflik kepentingan. Selain itu, dibahas pula pengelolaan risiko pribadi yang berpotensi mempengaruhi kinerja profesional pegawai.
Suasana sosialisasi menjadi semakin hidup dan menyentuh hati dengan hadirnya Ipda Purnomo yang dikenal dengan Purnomo polisi baik sebagai narasumber. Anggota kepolisian yang dikenal luas dengan aksi sosialnya ini hadir untuk memberikan motivasi mendalam mengenai pentingnya menjaga integritas kerja yang dimulai dari rasa bersyukur. Menurutnya, rasa syukur adalah benteng terkuat agar seseorang terhindar dari perilaku menyimpang di tempat kerja.
Dalam penyampaiannya, Ipda Purnomo menekankan bahwa kebahagiaan dan ketenangan dalam mengabdi tidak diukur dari seberapa besar materi yang dikejar, melainkan dari keikhlasan hati.
Baca Juga: Kejari Gresik Perkuat Fungsi Datun, Kawal Aset Daerah dan Selesaikan Kredit Macet Bank Jatim
"Menjadi baik dan berintegritas itu dimulai dari cara kita bersyukur. Ketika kita mampu mensyukuri setiap rezeki dan amanah jabatan yang ada saat ini, maka tidak akan pernah ada celah dalam hati kita untuk melakukan tindakan yang merugikan orang lain atau melanggar aturan. Ingatlah, tugas kita bukan untuk mencari panggung atau kekayaan dengan cara yang salah, tetapi bagaimana kehadiran kita bisa menjadi manfaat bagi masyarakat banyak. Bersyukurlah, maka pekerjaan kita akan bernilai ibadah." Pesan Ipda Purnomo.
Setelah sesi motivasi yang interaktif, acara kemudian diakhiri dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara pegawai dan narasumber. Melalui agenda intensif ini, manajemen berharap adanya perubahan budaya kerja yang signifikan dan berkelanjutan ke arah yang lebih positif.
"Diharapkan melalui kegiatan ini seluruh pegawai semakin memahami pentingnya menjaga integritas, mengelola risiko pribadi, serta meningkatkan kepatuhan terhadap ketentuan perusahaan, sehingga tercipta budaya kerja yang profesional dan berintegritas." Pungkas Abdullah Basid (nov/han)
Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik