Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Groundbreaking Hilirisasi Tembaga–Emas, MIND ID Perkuat Rantai Industri Strategis di KEK Gresik

Cak Fir • Rabu, 29 April 2026 | 16:35 WIB

Wakil Gubernur Jatim, Emil Dardak didampingi Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani melakukan groundbreaking proyek hilirisasi tembaga dan emas.

Wakil Gubernur Jatim, Emil Dardak didampingi Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani melakukan groundbreaking proyek hilirisasi tembaga dan emas.

Manyar — MIND ID, BUMN Holding Industri Pertambangan Indonesia secara resmi memulai pembangunan (groundbreaking) proyek hilirisasi tembaga dan emas terintegrasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Rabu (29/4).

Inisiatif ini merupakan bagian dari strategi transformasi struktural sektor mineral nasional, khususnya dalam mendorong peningkatan nilai tambah melalui pengolahan domestik berbasis rantai pasok terintegrasi.

Proyek tersebut dirancang untuk mengolah konsentrat tembaga dari PT Freeport Indonesia menjadi berbagai produk turunan bernilai tinggi, termasuk tembaga olahan, emas, serta komponen strategis yang mendukung industri pertahanan.

Dalam konteks ini, keterlibatan PT Pindad sebagai bagian dari holding industri pertahanan DEFEND ID memperkuat integrasi antara sektor pertambangan dan manufaktur strategis nasional.

Secara teknis, proses hilirisasi dilakukan melalui fasilitas peleburan konsentrat tembaga PTFI di Gresik, yang menghasilkan katoda tembaga sebagai bahan baku lanjutan. Katoda tersebut kemudian diolah menjadi produk brass mill dan brass cup oleh PT Pindad dengan kapasitas produksi mencapai 10.000 ton per tahun.

Selain itu, residu berupa lumpur anoda dari proses pemurnian dimanfaatkan lebih lanjut oleh PT Antam melalui fasilitas pemurnian logam mulia untuk menghasilkan emas batangan. Kapasitas produksi emas diproyeksikan mencapai 30 ton per tahun atau setara dengan 5 juta pack per tahun, yang menunjukkan optimalisasi pemanfaatan sumber daya mineral secara komprehensif.

Direktur Strategi Hilirisasi dan Ekosistem Mineral MIND ID, Tedy Badrujaman menegaskan proyek ini merupakan bagian integral dari agenda hilirisasi nasional yang lebih luas.

"Ini adalah momentum untuk menegaskan arah besar pembangunan nasional bahwa Indonesia memilih untuk berdiri sebagai bangsa industri yang berdaulat, sejalan dengan asta cita dan arahan Presiden Republik Indonesia. Kita berkomitmen memasuki babak baru hilirisasi," kata Tedy, saat memberikan sambutannya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa hilirisasi tidak hanya berorientasi pada peningkatan ekspor produk olahan, tetapi juga pada pembentukan struktur industri yang berkelanjutan dan berdaya saing tinggi.

"Hilirisasi bukan sekedar mengekspor kekayaan alam, tetapi juga mengolahnya menjadi produk bernilai tambah tinggi di tanah air sendiri."

Menurutnya, proyek yang diinisiasi dalam kerangka Danantara Indonesia ini memiliki dimensi strategis yang melampaui peningkatan kapasitas produksi semata, melainkan juga memperkuat fondasi industri nasional secara end-to-end, mulai dari pengolahan bahan baku hingga produksi akhir yang memiliki nilai strategis bagi negara.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elistianto Dardak menyampaikan dukungan terhadap pengembangan ekosistem industri di KEK JIIPE sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis industri mineral.

"Inilah yang kemudian kita syukuri dengan dukungan semua pihak semuanya. Smelter PTFI Gresik sudah ada dan menghasilkan beberapa bahan baku penting seperti katoda dan anoda yang kemudian menarik investasi lain seperti PT Pindad dan PT Antam," pungkasnya.

Ia menambahkan bahwa penguatan daya saing KEK tidak hanya bergantung pada ketersediaan sumber daya, tetapi juga pada kesiapan infrastruktur, konektivitas logistik, serta integrasi antarindustri dalam satu kawasan.

Kegiatan groundbreaking ini merupakan bagian dari peresmian 13 proyek hilirisasi fase kedua dalam kerangka Danantara Indonesia, yang dilaksanakan secara serentak dan dipimpin oleh Presiden RI Prabowo Subianto secara virtual dari Cilacap. (fir)

Editor : Cak Fir
#Emas #KEK Gresik #Tembaga #hilirisasi #JIIPE