Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

PAD Rp 253 Miliar dari Sektor Listrik, Pemkab Gresik Dukung Percepatan Transformasi Energi Berkelanjutan

Muhammad Firman Syah • Kamis, 19 Februari 2026 | 21:40 WIB
Pemerintah Kabupaten Gresik mendukung percepatan transisi energi berkelanjutan di kota wali.
Pemerintah Kabupaten Gresik mendukung percepatan transisi energi berkelanjutan di kota wali.

Kebomas- Pemerintah Kabupaten Gresik memperkuat dukungannya terhadap pengembangan ekosistem kendaraan listrik seiring meningkatnya adopsi electric vehicle (EV) di kota Wali. Dukungan itu disampaikan Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Setda Gresik, Misbahul Munir, dalam agenda bersama PT PLN (Persero), Kamis (19/02).

Munir (sapaan akrabnya) menilai transisi menuju kendaraan listrik selaras dengan arah pembangunan daerah yang berorientasi pada efisiensi energi dan keberlanjutan lingkungan. Sebagai salah satu pusat industri di Jawa Timur, Gresik dinilai memiliki kebutuhan sekaligus potensi untuk mengembangkan ekosistem EV secara lebih sistematis.

“Kami mengapresiasi PLN yang tidak hanya menjaga keandalan pasokan listrik, tetapi juga mendorong percepatan ekosistem kendaraan listrik di Gresik. Ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang menuju energi yang lebih bersih dan kompetitif,” ujarnya.

Dari sisi fiskal, sektor kelistrikan juga memberi kontribusi signifikan terhadap keuangan daerah. Pemerintah Kabupaten Gresik mencatat penerimaan dari pajak penerangan jalan dan konsumsi listrik mencapai lebih dari Rp 253 miliar. Penerimaan tersebut menjadi salah satu komponen penting dalam menopang belanja pembangunan dan pelayanan publik.

“Kontribusi pajak dari sektor kelistrikan cukup besar dalam struktur PAD kami. Sinergi ini perlu terus diperkuat agar dampaknya terhadap pembangunan daerah semakin optimal,” kata Misbahul Munir.

Sementara itu, Manager PLN UP3 Gresik, Suhandopo, menyebut pertumbuhan pengguna mobil listrik di wilayahnya menunjukkan tren positif dalam beberapa waktu terakhir. Hal itu tercermin dari tingginya aktivitas pengisian daya di fasilitas PLN.

“Setiap hari, minimal ada 10 kendaraan listrik milik masyarakat Gresik yang mengisi daya di halaman kantor PLN UP3 Gresik. Angka ini terus bergerak naik seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kendaraan ramah lingkungan,” ujar Suhandopo.

Menurut dia, PLN terus menyiapkan infrastruktur pendukung, termasuk penguatan jaringan dan pengembangan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU), untuk mengantisipasi pertumbuhan permintaan. Ia menekankan bahwa kesiapan infrastruktur menjadi faktor kunci dalam membangun kepercayaan pasar terhadap kendaraan listrik.

Selain mendukung transisi energi, PLN juga menjalankan sejumlah program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), termasuk di sektor pertanian melalui elektrifikasi dan bantuan sarana produksi. Inisiatif tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisiensi biaya dan produktivitas petani di tengah tekanan biaya operasional.

Baca Juga: PLN UP3 Gresik Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh, Sumut, dan Sumbar

Transformasi layanan digital turut menjadi bagian dari strategi perusahaan. Melalui program Gelegar PLN Mobile 2026, PLN mendorong peningkatan penggunaan aplikasi digital oleh pelanggan. Salah satu warga Gresik, Subeni, menjadi pemenang hadiah utama berupa satu unit mobil dalam program tersebut.

“Saya tidak menyangka bisa memenangkan hadiah mobil. Awalnya hanya rutin menggunakan PLN Mobile untuk membayar listrik dan memantau tagihan,” kata Subeni.

Editor : Cak Fir
#PLN #Energi #gresik #transisi