Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Fasilitasi Tapping Box, Bank Jatim Cabang Gresik Kuatkan Sinergi Pajak Daerah

Fajar Yuliyanto • Rabu, 10 Desember 2025 | 23:52 WIB
Penggunaan teknologi tapping box di sektor Mamin, yang disiapkan Bank Jatim, sukses tingkatkan transparansi dan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Gresik
Penggunaan teknologi tapping box di sektor Mamin, yang disiapkan Bank Jatim, sukses tingkatkan transparansi dan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Gresik

RADAR GRESIK - Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Gresik terus dioptimalkan, terutama melalui sektor pajak makanan dan minuman (Mamin).

Peran teknologi dalam pencatatan transaksi, seperti penggunaan tapping box, terbukti menjadi kunci.

Di balik upaya intensifikasi pajak ini, Bank Jatim Cabang Gresik memegang peran sentral, tidak hanya sebagai penyedia perangkat perekam transaksi, tetapi juga sebagai bank yang menampung seluruh kas daerah.

Seperti yang diapresiasi oleh Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, Selasa (9/12) di Koromi Cafe resto, kesadaran dan kontribusi wajib pajak termasuk melalui pajak restoran merupakan urat nadi pembangunan daerah.

“Kontribusi pajak dari sektor makanan dan minuman (Mamin) semakin optimal dengan penggunaan tapping box di restoran-restoran sebagai alat perekam transaksi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” kata Gus Yani, sapaan akrab Bupati Gresik.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, melalui Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD) yang dipimpin Andhy Hendro Wijaya, memilih solusi digital Bank Jatim untuk mempermudah dan mengawasi pemungutan pajak secara transparan.

Pimpinan Bank Jatim Cabang Gresik, Abdullah Basid menyampaikan bahwa, Bank Jatim Cabang Gresik telah memfasilitasi dan mendistribusikan tapping box kepada wajib pajak restoran dan sejenisnya.

“Alat ini berfungsi sebagai alat rekam transaksi digital yang terintegrasi langsung dengan sistem BPPKAD Gresik, “ ujar Abdullah Basid.

Lebih lanjut disampaikan Abdullah Basid, bahwa Integrasi ini memastikan setiap transaksi tercatat secara real-time, meminimalkan kebocoran pajak, dan menjamin perhitungan yang akurat, sesuai dengan semangat intensifikasi yang ditekankan Kepala BPPKAD.

Seluruh penerimaan pajak daerah, mulai dari Pajak Restoran/Mamin, PBB, BPHTB, hingga pajak kendaraan, secara otomatis disalurkan dan terhimpun melalui rekening kas umum daerah yang dikelola oleh Bank Jatim Cabang Gresik.

Penunjukan ini menegaskan kepercayaan Pemkab Gresik terhadap Bank Jatim sebagai mitra strategis yang memiliki sistem perbankan teruji dan aman untuk mengelola aset daerah.

Kepala BPPKAD Gresik, Andhy Hendro Wijaya, menyampaikan terima kasih atas dukungan Bupati dan menegaskan fokusnya pada intensifikasi dan perluasan objek pajak tanpa menaikkan tarif. Strategi ini, ditambah dengan sistem jemput bola dan koordinasi lintas sektor, mulai menunjukkan hasil positif.

“Kami fokus pada intensifikasi dan perluasan objek pajak, terutama di kawasan industri,” ujar Andhy.

Optimalisasi sistem digital Bank Jatim ini turut mendukung realisasi penerimaan pajak dan retribusi daerah yang di akhir tahun 2025 diklaim hampir mencapai 100 persen.

Sebagai bentuk apresiasi atas kepatuhan ini, BPPKAD Gresik memberikan sejumlah hadiah doorprize kepada wajib pajak yang taat, termasuk 10 paket umroh, 4 unit sepeda motor, dan 14 televisi. Apresiasi ini diharapkan dapat memacu semangat masyarakat untuk semakin taat pajak.

“Bank Jatim Cabang Gresik berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Pemkab Gresik dalam meningkatkan efisiensi dan transparansi pengelolaan keuangan daerah, demi mewujudkan pembangunan Gresik yang lebih maju,” pungkas Abdullah Basid. (jar/han)

Editor : Hany Akasah
#Bank Jatim Cabang Gresik #pemkab gresik #pajak #restoran #tapping box #bppkad gresik