RADAR GRESIK – Pembangunan infrastruktur strategis kembali digencarkan di kawasan Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE) Gresik. Kali ini, pengelola kawasan industri dan pelabuhan terintegrasi tersebut tengah menuntaskan pembangunan akses jalan utama selebar 80 meter sepanjang tiga kilometer yang menghubungkan langsung kawasan industri dengan pelabuhan JIIPE.
Langkah ini menjadi bagian penting dalam upaya menghadirkan konektivitas logistik yang cepat, efisien, dan berkelanjutan di kawasan yang telah ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik.
Direktur Utama PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS), Bambang Soetiono, menjelaskan bahwa jalan utama tersebut dirancang khusus untuk menopang pergerakan logistik industri berskala besar, termasuk kendaraan pengangkut barang berat (heavy cargo).
“Kami percaya, konektivitas yang baik adalah fondasi dari kawasan industri yang unggul. Akses jalan ini bukan hanya memperpendek jarak antara pabrik dan pelabuhan, tetapi juga memperkuat daya saing tenant serta mempercepat distribusi logistik,” ujar Bambang.
Percepat Distribusi dan Tekan Biaya Logistik
Dengan jarak hanya sekitar tiga kilometer antara kawasan industri dan pelabuhan, JIIPE kini memiliki rantai logistik yang terintegrasi penuh. Arus distribusi barang dari kawasan industri menuju pelabuhan dapat berlangsung lebih cepat, efisien, dan terjadwal dengan baik.
Bambang menambahkan, desain jalan dengan sistem lalu lintas modern akan membantu mengurai potensi kemacetan serta mendukung efisiensi ekspor bagi para tenant JIIPE.
“Dengan adanya infrastruktur ini, waktu tempuh logistik berkurang signifikan dan biaya distribusi bisa ditekan. Ini adalah bentuk nyata komitmen kami untuk mendukung pertumbuhan investasi di Gresik,” ungkapnya.
Didukung Pemerintah dan Mitra Strategis
Pembangunan jalan utama JIIPE ini juga mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Daerah Kabupaten Gresik dan sejumlah mitra strategis nasional. Kolaborasi ini menjadi contoh sinergi antara pemerintah dan swasta dalam mempercepat pengembangan kawasan ekonomi berbasis industri hijau dan berorientasi ekspor.
“Kami berterima kasih atas dukungan semua pihak. Proyek ini bukan hanya tentang jalan, tapi tentang membuka akses menuju masa depan industri yang lebih kompetitif dan berkelanjutan,” tambah Bambang.
Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Sebagai Kawasan Ekonomi Khusus pertama di Jawa Timur yang terintegrasi antara kawasan industri, pelabuhan, dan perumahan, JIIPE terus bertransformasi menjadi pusat investasi modern. Pembangunan akses jalan utama ini menjadi bagian dari rencana besar peningkatan kapasitas infrastruktur logistik nasional, yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah Gresik dan Jawa Timur secara keseluruhan.(han)
Editor : Hany Akasah