Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Presiden Resmikan 80 Ribu Koperasi Merah Putih, Gresik Siap Optimalkan Potensi Ekonomi Lokal

Fajar Yuliyanto • Selasa, 22 Juli 2025 | 04:35 WIB
LAUNCHING: Presiden resmikan 80 Ribu Koperasi Merah Putih secara daring.
LAUNCHING: Presiden resmikan 80 Ribu Koperasi Merah Putih secara daring.

 

RADAR GRESIK – Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto, secara resmi meluncurkan 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia melalui peresmian daring. Program strategis nasional ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan berbasis desa dan kelurahan.

Peluncuran ini disaksikan Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, pada Senin, 21 Juli 2025. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Yani menyampaikan Kabupaten Gresik telah merampungkan seluruh legalitas dan administrasi untuk pendirian Koperasi Merah Putih di 356 desa dan kelurahan.

"Hari ini kita mulai menetapkan orientasi bisnis masing-masing koperasi berdasarkan potensi wilayah. Contohnya, wilayah utara fokus pada budidaya ikan bandeng, sedangkan wilayah selatan bisa ke pertanian, pengembangan UMKM, atau bisnis lainnya," kata Gus Yani di Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Ujung Pangkah, Gresik.

Dipaparkannya, pada 28 April sudah dikeluarkan surat Edaran Bupati dikeluarkan. Pada 25 April - Pekan 1 Mei menggelar Musyawarah Desa (Musdes) Khusus di 356 desa/kelurahan. Kemudian, tanggal 3 Juni, Peraturan Bupati (Perbup) diterbitkan. Bulan Mei hingga 18 Juni: Pembentukan badan hukum 356 Koperasi Merah Putih (KMP) diselingi monitoring dan idea development.  Lalu, ada pembiayaan notaris sebesar Rp 1 miliar dari APBD.

Dilanjutnya dengan pembuatan sertifikasi NIK, NPWP, dan NIB. Tanggal 21 Juli peluncuruan resmi dan dtargetkan penyusunan Proses Bisnis (Probis) per klaster bidang usaha. Pada September dilakukan pembentukan Tim Otoritas Penyertaan Pendanaan Desa dan Oktober Oktober dilaksanakan pelatihan Pengurus KMP. Kemudian, pengusunan proposal pendanaan dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan sertifikasi pengurus KMP.

“Tahun depan pencairan pendanaan dari Himbara, Dana Bergulir, dan sumber pendanaan lain dan ditargetkan usaha koperasi sudah berjalan,” jelasnya.

Pembiayaan awal Koperasi Merah Putih di Gresik menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Gresik. Pemerintah daerah kini menunggu petunjuk teknis dari Kementerian Koordinator Perekonomian RI selaku Satgas Koperasi Merah Putih, termasuk kemungkinan inovasi lanjutan seperti yang telah dilakukan di Bawean.

"Contoh nyata dari inovasi adalah koperasi di Bawean yang sepakat merger dan membentuk holding untuk membeli kapal penyeberangan. Ini langkah maju yang bisa dikembangkan lebih luas," ujarnya.

Lebih lanjut, pihaknya berharap Koperasi Merah Putih dapat menjadi mitra strategis dalam program-program nasional Presiden RI, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menyebut, koperasi bisa menjadi jalur distribusi beras, minyak goreng, bahkan membuka unit usaha seperti laundry dan lainnya.

"Tujuannya untuk memutus rantai distribusi yang panjang dan memberatkan, termasuk dalam hal pupuk nonsubsidi. Ke depan, kami harap pupuk subsidi juga dapat diakses lebih mudah melalui koperasi desa," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Pangkah Wetan, Saifullah Mahdi, menegaskan kesiapan desanya dalam mengoperasikan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dengan tujuh gerai layanan utama yang telah disiapkan. "Tujuh unit layanan itu meliputi gerai sembako, gudang, klinik, apotek, surat pinjam, distributor gas, dan gudang pakan kering serta pupuk. Ini jadi solusi ekonomi di masyarakat kami," katanya.

Menurut Saifullah, Pangkah Wetan sendiri memiliki potensi besar di sektor perikanan budidaya dengan 3.440 hektare tambak aktif.  "Kami juga ingin memutus mata rantai ijon yang selama ini menjerat petambak. KDMP Pangkah Wetan saat ini memiliki 325 anggota. Menariknya, semua anggota telah memiliki kartu tanda anggota koperasi yang digunakan sebagai dasar layanan ke masyarakat,” jelasnya.(*/jar)

Editor : Hany Akasah
#fandi akhmad yani #lokal #gresik #Koperasi Merah Putih #ekonomi #BUPATI #Presiden Prabowo