Kebomas — Sosok Raditya Eko Hartanto telah lama dikenal sebagai figur muda inspiratif di Kabupaten Gresik. Keberhasilannya memadukan antara warisan usaha kuliner legendaris dan profesi hukum telah menempatkannya sebagai representasi generasi transformatif, adaptif dalam perubahan, kokoh dalam prinsip, dan tulus dalam pengabdian.
Kini, kiprahnya semakin lengkap setelah secara resmi dilantik sebagai Ketua Pengurus Daerah (Pengda) Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) Gresik untuk masa bakti 2025–2027.
Momentum pelantikan berlangsung khidmat dalam agenda Konferensi Daerah IPPAT Gresik yang digelar di Hotel Aston Gresik, pada Senin, (21/04). Dalam prosesi sidang pleno yang dipimpin Presidium Konferda, Raditya ditetapkan secara aklamasi sebagai Ketua Pengda IPPAT Gresik periode 2025–2027.
Bagi Didit, memimpin organisasi profesi bukan hanya amanah administratif. Lebih dari itu, ia menganggapnya sebagai panggilan kontribusi. Dalam sambutannya, Didit menekankan pentingnya memperkuat kolaborasi antar anggota dan meningkatkan integritas dalam pelayanan publik, serta membangun ruang partisipatif dalam menjawab tantangan profesi PPAT ke depan.
Tidak hanya dikenal dalam lingkup profesi, Raditya juga memimpin salah satu ikon kuliner khas Gresik, RM Bandeng Pak Elan II. Di tangannya, rumah makan keluarga itu berkembang menjadi destinasi favorit yang mampu menjangkau generasi baru tanpa meninggalkan akar tradisi. Bahkan, ia menyulap sebagian area restoran menjadi Elano café corner dengan sentuhan estetik yang modern dan nyaman, membuat pengunjung merasa pulang di tengah keramahtamahan layanan dan otentisitas rasa.
Baca Juga: Jalan Sehat Bersama BPN Dalam Rangka HUT IPPAT Pengda Gresik ke-35
Namun tak hanya di dapur dan meja akta, Raditya juga dikenal karena kepeduliannya terhadap lingkungan sosial. Pada tahun 2022, ia mencuri perhatian publik dengan memberangkatkan belasan karyawannya untuk menjalani ibadah umrah ke Tanah Suci. Langkah ini mencerminkan gaya kepemimpinan yang berlandaskan nilai loyalitas dibalas dengan penghargaan, kerja keras dibalas dengan keberkahan.
Sebagai notaris dan PPAT, ia berkantor di Jalan Veteran No.155, Kebomas, Gresik. Kantor ini telah menjadi rujukan bagi banyak klien karena pendekatan personal yang solutif, kecepatan layanan, serta integritas dalam menjaga kepercayaan publik. Di luar jam pelayanan, Raditya juga aktif menginisiasi kegiatan sosial dan edukatif yang melibatkan unsur masyarakat, BPN, dan sesama notaris.
Baca Juga: Peringatan HUT ke-35 IPPAT Gresik Dimeriahkan Pertandingan Olahraga
Diidit menyadari bahwa era saat ini memerlukan kepemimpinan yang tidak hanya cerdas dalam strategi, tetapi juga hangat dalam komunikasi. Dengan karakter adaptif, komitmen kuat terhadap etika profesi, dan semangat menjaga nilai tradisi, Raditya Eko Hartanto siap membawa IPPAT Gresik ke arah yang lebih maju.
Editor : Cak Fir