Penghargaan diberikan dalam acara Bea Cukai Awward 2023 yang diselenggarakan di Hotel Horison Gresik. Adapun yang menyerahkan penghargaan yakni Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Jatim I, Untung Basuki dan Kepala Kantor Kementrian Keuangan Wilayah Jatim, Taukhid didamping Kepala Bea Cukai Gresik, Wahyudi Ardrijanto.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea Cukai (KPPBC) Gresik, Wahjudi Adrijanto mengatakan, Bea Cukai Awward 2023 mengambil tema Industrial Metamorph. Dipilihnya tema ini tidak lepas dari perkembangan industri saat ini yang banyak menggunakan teknologi dalam proses kerjanya.
"Perkembangan industri saat ini kian cepat. Beberapa waktu lalu kita berada di industri 4.0 namun tahun ini kita sudah memasuki society 5.0. Kita dituntut bisa beradaptasi dengan tantangan zaman termasuk memanfaatkan teknologi yang ada," kata Koko (sapaan akrabnya)
Dijelaskan, kaitannya dengan Kabupaten Gresik dan Lamongan kedua wilayah ini merupakan daerah tujuan investasi di Jatim saat ini. Perkembangan industri di Gresik pun belakangan terakhir sudah mulai menggunakan kecanggihan teknologi. Sebagai contoh, pembangunan pabrik Smelter yang dibangun sangat cepat dengan bantuan teknologi. Padahal dulu saat membangun Smelter seperti di Gresik bisa memakan waktu hingga beberapa tahun.
Baca Juga : Bea Cukai Amankan Travel Pengangkut Ratusan Batang Rokok Ilegal
"Melalui Bea Cukai Awward ini kami ingin memberikan motivasi kepada para pengguna jasa untuk terus menyesuaikan perkembangan industri. Penghargaan yang kami berikan juga semoga menjadi motivasi untuk terus inovatif ke depan," tandasnya.
Ditempat yang sama, Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Jatim I, Untung Basuki menyebut kinerja Bea Cukai Gresik sepanjang 2022 sangat memuaskan. Hal ini terlihat dari indeks Kepuasan Pengguna Jasa (KPJ) sebesar 5.71 naik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Selain itu, Bea Cukai Gresik juga berhasil merealisasikan penerimaan negara 114 persen dari target yang ditetapkan atau sebesar Rp 1,3 triliun.
"Baiknya kinerja Bea Cukai Gresik tidak lepas dari dukungan pemerintah daerah, pengguna jasa maupun stakeholder yang lain," kata Untung.
Dia juga mengungkapkan jika industri kedepan akan berubah dengan sangat cepat. Sehingga Gresik dan Lamongan juga harus mempersiapkan segala instrumen kemudahan berusahan maupun infrastruktur yang mendukung iklim industri. "Mari kita berkolaborasi dan bersinergi agar Gresik dan Lamongan bisa tumbuh bersama sehingga nantinya akan memberikan dampak kepada kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.
Sementara itu, usai menerima penghargaan, Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani berharap kedepan Bea Cukai Gresik semakin masif dalam membantu UMKM naik kelas. Sedangkan Bupati Lamongan, Yuhronur Effendi berterimakasih karena berkat hadirnya Bea Cukai Gresik perekonomian daerah Lamongan juga ikut terangkat.
Baca Juga : Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Sasar Pasar Gresik
Tidak hanya itu, dalam acara Bea Cukai Awward 2023 ada sejumlah kategori penghargaan baru yang diberikan oleh Bea Cukai Gresik. Antara lain penghargaan PT Smelting atas dedikasinya sebagai perusahaan pembina UMKM berorientasi ekspor terbaik di Kabupaten Gresik dan Koperasi Kriya Giri Sejahtera sebagai klinik ekspor terbaik. Sedangkan untuk perusahaan pengguna jasa menerima penghargaan.
Di antaranya Langgeng Karya Makmur Lestari yang mendapatkan penghargaan Tempat Penimbunan Berikan (TPB) terbaik dan PT Bahtera Elok Semeste Terpadu yang diganjar penghargaan atas upayanya dalam memberikan fasilitas hanggar terbaik. Selain itu juga ada penghargaan lain diberikan mulai dari penghargaan eksportir dan importir terbaik yang diraih PT Petrokimia Gresik hingga pengusaha pengurusan jasa kepabeanan dan agen pelayaran terbaik yang diraih PT Bahtera Adi Guna. (fir) Editor : Hany Akasah