Sinergi TMMD dan Dinas Perikanan Gresik Genjot Ekonomi Warga Slempit Lewat Budidaya Air Tawar

RADAR GRESIK — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0817/Gresik membuktikan bahwa pengabdian tentara tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik.
Melalui jalinan sinergi bersama Dinas Perikanan Kabupaten Gresik, program ini menyasar peningkatan kesejahteraan non-fisik warga lewat penyuluhan dan penyaluran bantuan benih ikan nila.
Kegiatan edukatif yang menyasar para petani dan kelompok perikanan lokal ini digelar secara terpadu di Balai Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik.
Program kolaboratif ini sengaja dirancang untuk mempertebal literasi dan pengetahuan masyarakat dalam bidang budidaya perikanan air tawar, sekaligus memicu stimulus ekonomi pasca-pandemi di tingkat desa.
Plt Kabid Budidaya Dinas Perikanan Kabupaten Gresik, Kusnaim, hadir langsung memberikan motivasi kepada para petambak lokal agar dapat mengoptimalkan bantuan stimulus dan ilmu kedinasan yang telah dipaparkan.
"Kami menaruh harapan besar agar budidaya ikan nila di Desa Slempit ini dapat berkembang pesat, berkelanjutan, dan bertransformasi menjadi salah satu pilar potensi ekonomi baru bagi masyarakat sekitar," ujar Kusnaim.
Baca Juga: Dukung TMMD 2026, Disdukcapil Gresik Jemput Bola Layani Ratusan Dokumen Kependudukan di Slempit
Langkah nyata ini disambut hangat oleh Pemerintah Desa Slempit. Sekretaris Desa (Sekdes) Slempit, Kuspriyadi, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Kodim Gresik dan Dinas Perikanan atas perhatian yang diberikan kepada kelompok perikanan di wilayahnya.
"Penyuluhan teknik budidaya dan bantuan benih ikan nila ini sangat bermanfaat. Melalui kegiatan ini, kami berharap warga semakin terpicu semangatnya untuk mengembangkan budidaya ikan, sehingga struktur perekonomian keluarga bisa ikut terangkat," kata Kuspriyadi.
Senada, Bintara Urusan Dalam (Batuud) Koramil 0817/03 Kedamean, Peltu Iwan Jaya, menegaskan komitmen TNI dalam membangun desa secara komprehensif. Menurutnya, keseimbangan antara pembangunan fisik dan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) adalah kunci keberhasilan TMMD.
“TMMD hadir di tengah-tengah masyarakat sebagai problem solver. Tidak hanya membangun jalan atau jembatan, tetapi juga lewat jalur non-fisik seperti penyuluhan ini yang manfaatnya bisa dirasakan langsung dalam dapur ekonomi warga,” jelas Peltu Iwan Jaya.



