Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Gelar Soft Launching GUS, Pemkab Gresik Gandeng Karang Taruna Jadi Pengelola

Fajar Yuliyanto • Kamis, 25 Desember 2025 | 01:29 WIB
Pemkab Gresik resmi menggelar Soft Launching Gresik Universal Science (GUS) di Balongpanggang.
Pemkab Gresik resmi menggelar Soft Launching Gresik Universal Science (GUS) di Balongpanggang.

RADAR GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik secara resmi melakukan soft launching Gresik Universal Science (GUS) bersamaan dengan pelantikan pengurus Karang Taruna periode 2025–2030.

Acara yang berlangsung di Gedung Islamic Center Balongpanggang pada Rabu (24/12) ini menandai babak baru optimalisasi aset daerah melalui pemberdayaan pemuda.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah (Sekda), jajaran OPD, hingga perwakilan Karang Taruna Provinsi.

Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik, Achmad Washil Miftakul Rachman, melaporkan bahwa terdapat 67 pengurus Karang Taruna dari 18 kecamatan yang dilantik. Menariknya, mereka tidak hanya dilantik secara seremonial, tetapi langsung diberi kepercayaan sebagai operator pengelola Gedung GUS.

"Pemerintah daerah memberikan ruang seluas-luasnya bagi Karang Taruna untuk berkontribusi. Mereka akan berperan sebagai operator pengelola. Mudah-mudahan kehadiran GUS ini bermanfaat dan dapat dikelola secara optimal," ujar Washil.

Gedung GUS dirancang sebagai pusat edukasi modern berbasis digital yang terdiri dari tiga lantai dengan total 12 zona interaktif. 

Di lantai 1 fokus pada identitas lokal, mencakup zona integration, sejarah Gresik, makanan khas, dan kebudayaan. Untuk lantai 2 menyuguhkan pengalaman visual melalui impression room, sejarah Islam Gresik, mirror room, dan sejarah Gresik masa lampau. Sementara lantai 3 menghadirkan zona sejarah Islam, area mainan jadul (tradisional), serta foeseshome.

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, atau yang akrab disapa Gus Yani, menegaskan bahwa GUS diharapkan menjadi ikon baru wisata edukasi di wilayah Gresik Selatan. Keunggulan utamanya adalah integrasi teknologi seperti video mapping dengan narasi sejarah dan kuliner.

"Lokasinya sangat strategis karena terintegrasi dengan rute Trans Jatim. Biayanya akan terjangkau dan dikelola langsung oleh Karang Taruna. Retribusinya nanti akan masuk ke kas daerah dan kas Karang Taruna sebagai bentuk kemandirian organisasi," jelas Gus Yani.

Ia menambahkan, kawasan yang dulunya kurang termanfaatkan ini kini bertransformasi menjadi destinasi produktif.

"GUS akan menjadi sarana rekreasi edukatif bagi pelajar dan keluarga, terutama di momentum libur sekolah tahun 2025 ini," imbuhnya.

Sebagai tanda dimulainya operasional, Bupati Gresik melakukan pemotongan pita secara simbolis. Terkait detail harga tiket masuk dan mekanisme kunjungan, pihak rutan mengonfirmasi bahwa hal tersebut akan segera disusun dan diumumkan oleh tim pengelola dari Karang Taruna.

"Semoga GUS menjadi wisata edukasi yang bermanfaat. Ini adalah wadah kreativitas dan aktivitas produktif bagi generasi muda kita," pungkas Bupati. (jar/han)

Editor : Hany Akasah
#Pelantikan #karang taruna #balongpanggang #fandi akhmad yani #gresik #gus yani #Islamic Center #Gus