RADAR GRESIK – Insiden memilukan terjadi di Dusun Pendem, Desa Banyuurip, Kecamatan Kedamean, Gresik. Empat orang warga tersengat aliran listrik saat tengah bekerja memperbaiki atap paranat di sebuah stan bunga.
Nahas, satu di antaranya dilaporkan meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Surnalik (45), seorang perempuan warga Dusun Pendem, Desa Banyuurip. Sementara tiga rekan lainnya berhasil selamat meski sempat mengalami syok akibat sengatan arus kuat tersebut.
Baca Juga: Pencarian Hari Kedua Nelayan Lumpur Gresik yang Hilang, Tim SAR Perluas Radius Sisir Hingga 5 Kilometer
Peristiwa tragis ini bermula pada Selasa (6/1) sore sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu, Sunaryo (pemilik stan) bersama tiga orang lainnya, yakni Surnalik, Sikan, dan Supaat, bahu-membahu memperbaiki jaring peneduh atau paranat di atas stan bunga milik Sunaryo.
Karena sebagian besar material rangka stan terbuat dari galvalum, arus listrik merambat dengan sangat cepat. Diduga kuat terdapat kabel listrik yang terkelupas dan menempel pada bagian galvalum, sehingga saat para korban menyentuh rangka tersebut, mereka langsung tersengat.
"Keempat korban tersengat aliran listrik secara bersamaan saat membetulkan material di atas stan. Diduga ada kabel yang mengelupas dan menyentuh kerangka galvalum," ungkap sumber di lokasi kejadian.
Baca Juga: Angka Kematian Ibu di Gresik Turun, Dinkes Kini Fokus Tangani Lonjakan Kasus Kematian Bayi akibat Asfiksia
Sesaat setelah kejadian, keempat korban segera dievakuasi oleh warga sekitar ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis darurat.
Namun takdir berkata lain, sekitar pukul 17.00 WIB, korban Surnalik dinyatakan meninggal dunia di RS Petrokimia Gresik Driyorejo (Legundi).
Sementara itu, tiga korban lainnya, yakni Sunaryo, Sikan, dan Supaat, dinyatakan selamat dan telah diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing setelah kondisi mereka stabil.
Baca Juga: Sering Cas HP Sampai Penuh? Ternyata Kebiasaan Ini Malah Bikin Baterai Cepat Rusak!
Kapolsek Kedamean, Iptu Ekwan Hudin, membenarkan adanya insiden maut tersebut. Pihaknya telah mendatangi lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
"Benar, ada kejadian warga tersengat listrik. Satu korban berinisial S meninggal dunia di rumah sakit saat mendapatkan perawatan. Jenazah korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga dan telah dimakamkan," jelas Iptu Ekwan, Rabu (7/1).
Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat, khususnya para pelaku usaha atau pekerja bangunan, untuk selalu mengecek instalasi listrik secara berkala guna menghindari kebocoran arus, terutama pada bangunan yang menggunakan material konduktor seperti galvalum atau besi. (yud/han)
Editor : Hany Akasah