RADAR GRESIK – Kecelakaan lalu lintas tragis yang menyebabkan korban jiwa kembali terjadi di wilayah Gresik Selatan. Kali ini, kecelakaan melibatkan dua sepeda motor di Jalan Raya Desa Jatirembe, Kecamatan Benjeng, Gresik, pada Selasa (2/12) pagi.
Akibat insiden tersebut, satu orang pengendara dinyatakan meninggal dunia saat dilarikan ke RSUD Ibnu Sina Gresik.
Korban meninggal dunia adalah pengendara sepeda motor Suzuki Tornado Nopol W 4010 EZ, yakni Muhammad Refan Hibatullah (14), seorang pelajar yang merupakan warga Desa Metatu, Kecamatan Benjeng, Gresik.
Kendaraan lain yang terlibat adalah sepeda motor Honda Vario Nopol S 5447 HD yang dikendarai oleh Sutrisno (64), warga Jalan Moris Desa Perbon, Kecamatan Tuban.
Kapolsek Benjeng Iptu Alimin Tunggal menjelaskan kronologi kejadian yang terjadi sekitar pukul 06.30 WIB.
Awalnya, sepeda motor Suzuki Tornado yang dikendarai Muhammad Refan Hibatullah (diketahui tidak memiliki SIM C) berjalan dari arah Selatan menuju Utara dengan kecepatan sedang. Saat melintas di lokasi kejadian, Refan mendahului sepeda motor tak dikenal yang berjalan searah di depannya.
"Saat mendahului mengambil haluan terlalu dekat sehingga terjadi benturan," ujar Iptu Alimin Tunggal.
Akibat benturan tersebut, sepeda motor Suzuki Tornado oleng ke kanan dan langsung berbenturan dengan sepeda motor Honda Vario yang dikendarai Sutrisno, yang saat itu berjalan dari arah berlawanan (Utara ke Selatan).
Sepeda motor tak dikenal yang menjadi pemicu awal kejadian dilaporkan melanjutkan perjalanan kembali usai kecelakaan.
Iptu Alimin menyampaikan bahwa akibat kecelakaan ini, pelajar Muhammad Refan Hibatullah mengalami luka serius pada kepala dan tangan. Meskipun sempat dilarikan ke RSUD Ibnu Sina, korban dinyatakan meninggal dunia.
Sementara itu, pengendara Honda Vario, Sutrisno, mengalami luka pada tangan kanan dan patah tulang, kemudian dirujuk ke RS Tuban.
Kapolsek Benjeng menambahkan, faktor utama yang mempengaruhi kecelakaan adalah tindakan pengendara Suzuki Tornado yang saat mendahului kendaraan lain mengambil haluan terlalu dekat.
"Kecelakaan tersebut juga mengakibatkan kerugian materil Rp 2 juta rupiah, untuk kendaraan yang terlibat kecelakaan sudah kami amankan di Mapolsek Benjeng," pungkasnya. (yud/han)
Editor : Hany Akasah